Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (18/7/2013), IHSG ditutup naik tipis 3,976 poin (0,08%) ke level 4.724,411. Sementara Indeks LQ45 ditutup menipis 0,221 poin (0,03%) ke level 791,914.
Indeks Dow Jones dan Nasdaq di Wall Street terseret koreksi saham-saham teknologi seperti Microsoft dan Google, sementara Indeks S&P 500 bisa menguat dan cetak rekor baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sepekan, Indeks Dow Jones naik 0,5%, Indeks S&P 500 bertambah 0,7% dan Nasdaq malah melemah 0,3%. Indeks acuan S&P sudah naik 18,6 sejak awal tahun ini.
Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed mengingat posisinya yang sudah cukup tinggi. Investor juga diperkirakan akan mulai antisipasi musim pengumuman kinerja emiten semester pertama 2013.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 107,51 poin (0,74%) ke level 14.697,42. Β
- Indeks KOSPI menguat 7,61 poin (0,41%) ke level 1.879,02. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup menguat tipis. Naiknya indeks masih didukung oleh sentiment positif dari pernyataan Pimpinan The Fed, Ben Bernanke, yang menyatakan bahwa memang pihaknya berencana mengurangi stimulus, akan tetapi rencana pengurangan tersebut akan menimbang perkembangan data makro ekonomi. Disisi lain, kami melihat nilai tukar rupiah yang terus melemah menjadi katalis negatif bagi indeks dan berpeluang untuk terus menjadi perhatian investor pada pekan ini. Investor juga diperkirakan akan mulai melakukan antisipasi atas musim pengumuman kinerja emiten semester 1. Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed di tengah ancaman akan aksi ambil untung serta dibayangi oleh volatilitas nilai tukar kurs yang diperkirakan juga akan meningkat. Kisaran support-resistance hari ini 4.690-4.750.
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +3.98 poin (+0.08%) ke 4,724.41 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.4 juta lot atau setara dengan Rp4.5 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.33%), sektor basic-industries (-1.77%), sektor construction and property (-1.47%), sektor consumer goods (+0.49%), sektor finance (-0.06%), sektor infrastructure (+1.17%), sektor mining (+0.13%), sektor misc-industries (+0.37%), dan sektor trade (+0.50%).
Tercatat sebanyak 126 saham mengalami penguatan, 122 saham mengalami penurunan, 97 saham tidak mengalami perubahan dan 142 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. UNVR (+2.06%), TLKM (+2.19%), PGAS (+2.61%), UNTR (+3.64%), dan MPPA (+12.09%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. CPIN (-3.65%), MNCN (-5.34%), SCBD (-20.00%), BMRI (-1.14%), dan EXCL (-3.68%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp19 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. SMGR, INTP, MNCN, ERAA, dan HRUM. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,129 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu disertai dengan volume yang melemah sementara indikator slow stochastic sudah berada pada area overbought. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed. Dengan support 4,600 dan resistance 4,800. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BBRI, GGRM, MPPA.
(ang/ang)











































