IHSG Kembali Tertekan
Selasa, 26 Okt 2004 16:44 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, (26/10/2004), kembali turun 5,282 poin pada level 841,353. Minimnya sentimen positif serta terus berlanjutnya kenaikan harga minyak dunia mendorong investor melepas sejumlah saham-saham unggulan.Indeks LQ-45 turun 1,233 poin pada level 182,513, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,558 poin pada posisi 137,173, Indeks Papan Utama (MBX) turun 2,308 poin pada level 219,689 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,123 poin pada posisi 202,144.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 11.200 kali pada volume 1.675.338 lot saham senilai Rp 634,835 miliar. Sebanyak 64 saham naik, 55 saham turun dan 275 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser diantaranya Telkom turun Rp 125 menjadi Rp 4.175, Astra Internasional turun Rp 100 menjadi Rp 7.850, HM Sampoerna turun Rp 50 menjadi Rp 5.850, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 4.450, BRI turun Rp 25 menjadi Rp 1.950, dan Bank Mandiri turun Rp 25 menjadi Rp 1.475.Sedangkan saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer diantaranya gajah Tunggal yang naik Rp 50 menjadi Rp 575, Gudang garam naik Rp 50 menjadi Rp 12.550, BCA naik Rp 25 ke posisi Rp 2.300, Unilever naik Rp 25 menjadi Rp 3.200, dan Aneka Tambang naik Rp 25 menjadi Rp 1.500.Menurut analis, investor kembali melepas saham-saham unggulan hari ini karena minimnya sentimen positif serta masih tingginya harga minyak mentah dunia. Pelepasan ini juga karena saham-saham unggulan tersebut dinilai sudah tinggi harganya sehingga investor melakukan konsolidasi terlebih dahulu.
(mi/)











































