Mitra Pinasthika Raup Laba Rp 248 Miliar, Naik 36%

Semester I

Mitra Pinasthika Raup Laba Rp 248 Miliar, Naik 36%

- detikFinance
Senin, 22 Jul 2013 14:42 WIB
Mitra Pinasthika Raup Laba Rp 248 Miliar, Naik 36%
Jakarta - Laba bersih perusahaan suku cadang otomotif milik Sandiaga Uno, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencapai Rp 248,33 miliar di semester I-2013 atau tumbuh 36,2% dibandingkan periodeyang sama tahun lalu Rp 182,31 miiliar.

Selain itu, perseroan juga mencatat pendapatan bersih senilai Rp 6,78 triliun, meningkat 31% dari periode sama tahun 2012 sebesar Rp 5,18 triliun.

Laba kotor juga ikut naik hingga sebesar 35% dari Rp 750,69 miliar di semester I-2012 menjadi Rp 1,02 triliun pada semester I-2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama MPMX Tossin Himawan menjelaskan, peningkatan signifikan kinerja keuangan ini sejalan dengan kinerja operasional Perseroan yang solid. Misalnya, bisnis rental kendaraan di bawah MPMRent meningkatkan jumlah armadanya secara signifikan hingga 74% di 6 bulan pertama 2013 mencapai 12.104 unit.

Dia juga menyebutkan, total aset juga meningkat 20% dari tahun lalu sebesar Rp 9,07 triliun menjadi Rp 10,88 triliun di semester I 2013 ini. Menurutnya, pencapaian kinerja keuangan yang solid tersebut merupakan hasil kerja keras, strategi yang jitu dan diperkuat oleh proses eksekusi yang sangat baik.

“Pencapaian kinerja yang baik di semester I 2013 ini di atas rata-rata pertumbuhan industri dan konsisten dengan pertumbuhan yang dialami Perseroan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuktikan komitmen MPMX dalam menepati apa yang menjadi janji kami kepada para stakeholders, terutama pemegang saham dan investor, yaitu pertumbuhan usaha yang sehat dan berkesinambungan,” kata Tossin dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (22/7/2013).

Dia menyebutkan, pasar bisnis sewa kendaraan di Indonesia terbagi dan tersebar di berbagai daerah dan MPMX diuntungkan dengan adanya MPMRent yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bisnis ini.

“Pengalaman dan pemahaman mendalam MPMRent membuat kami lebih jeli dan agresif dalam menangkap dan merealisasikan peluang di bisnis sewa kendaraan, terutama pada sektor korporasi berskala nasional,” ujar Tossin.

Selain itu, untuk bisnis distribusi motor Honda khususnya di daerah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, penjualannya meningkat hingga 26% mencapai 447.578 unit di Semester I 2013.

Sementara, penjualan sepeda motor Honda secara nasional naik 12% dan penjualan sepeda motor nasional hanya tumbuh 6% dari bulan Januari – Juni 2013.

Meningkatnya penjualan sepeda motor serta jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia, turut mendorong penjualan bisnis pelumas MPMX yang tumbuh lebih dari 10% mencapai 32,12 juta liter oli.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads