Pelemahan yang terjadi di saham-saham teknologi lainnya menjadi penghambat penguatan pasar. Saham Apple menyeret S&P 500 dan Nasdaq ke zona merah setelah jatuh 1,7% ke level US$ 418,99 per lembar.
Meski demikian, jelang laporan kinerja Apple, analis memprediksi penjualan iPhone 5 masih akan naik hingga meski labanya diperkirakan turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya di tengah kebangkitan Google dan Microsoft, ia (Apple) jadi salah satu perusahaan yang melaporkan kinerja lebih baik dari prediksi pasar," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (24/7/2013).
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 22,19 poin (0,14%) ke level 15.567,74. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 3,14 poin (0,19%) ke level 1.692,39. Indeks Komposit Nasdaq melemah 21,11 poin (0,59%) ke level 3.579,27.
(ang/ang)











































