IHSG Diprediksi Bergerak Mixed

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Bergerak Mixed

- detikFinance
Rabu, 24 Jul 2013 08:25 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Mixed
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melonjak 88 poin berkat aksi buru saham yang dilakukan investor asing dan lokal. Saham-saham unggulan yang masuk jajaran Indeks LQ45 melonjak cukup tinggi.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (23/7/2013), IHSG ditutup melonjak 88,18 poin (1,88%) ke level 4.767,16. Sementara Indeks LQ45 ditutup meroket 20,200 poin (2,59%) ke level 798,909.

Indeks S&P 500 di bursa saham Wall Street mengakhiri reli empat hari gara-gara koreksi saham Apple. Indeks Dow Jones masih bisa naik tipis berkat penguatan saham United Technologies.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 22,19 poin (0,14%) ke level 15.567,74. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 3,14 poin (0,19%) ke level 1.692,39. Indeks Komposit Nasdaq melemah 21,11 poin (0,59%) ke level 3.579,27.

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar akan lakukan aksi tunggu dan berhati-hati sebelum transaksi.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 110,01 poin (0,74%) ke level 14.668,50. Β 
  • Indeks KOSPI naik 2,07 poin (0,11%) ke level 1.906,22.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak menguat didukung oleh antisipasi laporan keuangan emiten semester 1 serta sentiment positif dari bursa regional yang menguat. Bursa regional Asia menguat didukung oleh pernyataan dari Perdana Menteri China, bahwa pertumbuhan ekonomi negara tersebut tidak akan kurang dari 7%. Selain itu pasar juga berspekulasi bahwa stimulus masih akan berlanjut menyusul data penjualan rumah second turun 1,2% pada bulan Juni menjadi 5,08juta lebih rendah dari perkiraan yg sebesar 5,26juta. Yield surat utang Indonesia terus membaik dalam 4 hari terakhir. Yield 10 tahun telah mencapai 7,85% dari level terburuk 8,3% pada 16 Juli dan yield 2 tahun telah mencapai 7,16% dari level terburuk 7,41%. Disisi lain pergerakan indeks masih akan dibayangi oleh gejolak nilai tukar rupiah yang masih melemah. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kami melihat IHSG akan menguji resistance 4.800, dengan support level hari ini pada 4.730.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +88.18 poin (+1.88%) ke 4,767.16 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.9 juta lot atau setara dengan Rp5.6 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.07%), sektor basic-industries (+2.73%), sektor construction and property (+1.16%), sektor consumer goods (+1.40%), sektor finance (+3.01%), sektor infrastructure (+1.43%), sektor mining (+1.46%), sektor misc-industries (+1.74%), dan sektor trade (+1.48%).

Tercatat sebanyak 182 saham mengalami penguatan, 79 saham mengalami penurunan, 97 saham tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BMRI (+5.29%), UNVR (+3.03%), BBRI (+3.80%), BBCA (+3.00%), dan ASII (+2.29%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. TOWR (-4.31%), GGRM (-1.08%), SMAR (-3.49%), GJTL (-4.93%), dan EXCL (-1.05%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp330 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, BMRI, MYRX, JSMR, dan ASII. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,200 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan breakout dari masa konsolidasinya yang disertai dengan peningkatan volume. Untuk hari ini IHSG diperkirakan akan menguat. Dengan support 4,600 dan resistance 4,820. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BBCA, JPFA, GGRM.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads