Duh, Rupiah dan IHSG Sama-sama Anjlok

Duh, Rupiah dan IHSG Sama-sama Anjlok

- detikFinance
Rabu, 24 Jul 2013 16:10 WIB
Duh, Rupiah dan IHSG Sama-sama Anjlok
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 49 poin terkena aksi ambil untung. Jatuhnya IHSG bisa sedikit tertahan oleh aksi beli pada perdagangan preclosing.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup anjlok di level Rp 10.290 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.060 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 6,239 poin (0,13%) ke level 4.773,556 sempat terseret koreksi bursa-bursa Asia. Untungnya ada aksi beli selektif yang bisa membuat indeks balik arah ke zona hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham unggulan masih seksi di mata investor, sehingga meski kemarin sudah naik kini masih diburu. Beberapa saham lapis dua ada yang terkena koreksi, membuat laju penguatan indeks terhambat.

Akhirnya indeks pun tak mampu bertahan di zona hijau, setelah naik hingga 4.779,342 indeks pun langsung terjerembab ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 15,141 poin (0,32%) ke level 4.752,018 terpangkas 15 poin di tengah transaksi yang sepi. Pelaku pasar memilih lakukan aksi tunggu sampai situasi pasar kembali kondusif.

Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi langsung kena koreksi gara-gara aksi ambil untung. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun berguguran ke teritori negatif. Indeks sempat anjllok sampai di posisi terendahnya 4.677,889.

Menutup perdagangan sesi I, Rabu (24/7/2013), IHSG anjlok 49,056 poin (1,03%) ke level 4.718,103. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,558 poin (1,20%) ke level 789,351.

Laporan kinerja emiten yang sudah dirilis tidak mampu memperbaiki sentimen, padahal beberapa ada yang positif. Investor malah makin gencar lakukan aksi ambil untung.

Aksi jual banyak dilakukan investor asing, dibuntuti para pemodal domestik. Target aksi jual adalah saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik cukup tinggi.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 132.077 kali pada volume 3,325 miliar lembar saham senilai Rp 4,443 triliun. Sebanyak 73 saham naik, sisanya 193 saham turun, dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional berakhir mixed setelah bergerak fluktuatif. Rata-rata bergerak fluktuatif dalam rentang yang tidak terlalu lebar.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai turun 10,55 poin (0,52%) ke level 2.033,33.  
  • Indeks Hang Seng naik 53,51 poin (0,24%) ke level 21.968,93.  
  • Indeks Nikkei 225 melemah 47,23 poin (0,32%) ke level 14.731,28.
  • Indeks Straits Times melemah 21,35 poin (0,66%) ke level 3.275,11.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lippo Incurance (LPGI) naik Rp 425 ke Rp 3.500, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 250 ke Rp 15.350, Tower Bersama (TBIG) naik Rp 200 ke Rp 5.550, dan AKR (AKRA) naik Rp 175 ke Rp 4.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 20.000 ke Rp 340.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 45.950, Goodyear (GDYR) turun Rp 1.000 ke Rp 22.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 26.200.


(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads