Namun mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) punya penilaian berbeda. Pria yang akrab disapa JK ini mengaku nilai tukar rupiah yang tembus Rp 10.000 malahan bisa mendorong naiknya nilai ekspor Indonesia.
"Justru bagus karena mengurangi impor," ucap JK di Kantor Pusat PLN Jakarta, Kamis (25/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang begitu supaya ekspor lebih baik. Impor jadi berkurang kalau terlalu kuat (rupiah) impornya terlalu banyak. Ini konsekuensi. Tidak apa-apa Rp 10.000 sampai Rp 12.000. Ekspor akan bagus," tegasnya.
(feb/ang)











































