Rupiah Sempat Anjlok, IHSG Ikutan Jatuh 43 Poin

Rupiah Sempat Anjlok, IHSG Ikutan Jatuh 43 Poin

- detikFinance
Kamis, 25 Jul 2013 16:16 WIB
Rupiah Sempat Anjlok, IHSG Ikutan Jatuh 43 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 43 poin terkena aksi ambil untung. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual, membuat indeks terjerembab ke zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 10.260 per dolar sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Tapi sebelum penutupan, dolar sempat menembus posisi tertingginya hari ini di posisi Rp 10.315 per dolar AS. Sebelumnya, dolar sudah bergerak di kisaran Rp 10.200.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka menguat tipis 0,388 poin (0,01%) ke level 4.718,491 meski banyak sentimen negatif yang beredar pagi ini. Namun tak lama indeks pun ikut jatuh ke zona merah.

Pasalnya, aksi ambil untung langsung ramai terjadi tak lama setelah pembukaan perdagangan. Indeks pun sempat jatuh cukup dalam sampai posisi terendahnya di 4.665,882.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 45,437 poin (0,96%) ke level 4.672,666 akibat tingginya tekanan jual. Situasi ekonomi dunia yang tidak kondusif membuat pelaku pasar banyak melepas saham.

Aksi jual marak dilakukan investor domestik, sementara investor asing memilih untuk wait and see. Melemahnya Wall Street semalam jadi sentimen negatif ke pasar modal.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (25/7/2013), IHSG ditutup jatuh 43,986 poin (0,93%) ke level 4.674,117. Sementara Indeks LQ45 anjlok 10,272 poin (1,30%) ke level 779,079.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 135,51 miliar di pasar reguler dan negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 115.116 kali pada volume 3,36 miliar lembar saham senilai Rp 4,466 triliun. Sebanyak 91 saham naik, sisanya 140 saham turun, dan 115 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berakhir kompak di zona merah sore hari ini. Sentimen negatif dari pasar global semalam membuat pelaku pasar regional banyak melepas saham.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 12,16 poin (0,60%) ke level 2.021,17.  
  • Indeks Hang Seng melemah 67,97 poin (0,31%) ke level 21.900,96.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 168,35 poin (1,14%) ke level 14.562,93.  
  • Indeks Straits Times berkurang 35,81 poin (1,09%) ke level 3.238,95.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 1.000 ke Rp 23.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 600 ke Rp 7.900, Jembo Cable (JECC) naik Rp 250 ke Rp 2.600, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 200 ke Rp 4.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.150 ke Rp 32.850, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 44.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 750 ke Rp 16.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 25.550.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads