Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/7/2013), hingga pukul 10.45 waktu JATS harga saham VIVA stagnan di Rp 375 per lembar alias masih sama dengan harga penutupan perdagangan kemarin.
Pada pembukaan perdagangan pagi tadi sahamnya sempat naik hingga ke posisi Rp 385 per lembar, namun kembali turun ke harga pembukaan. Harga sahamnya ini sedikit lebih tinggi dari harga IPO pada 21 November 2011 lalu sebesar Rp 300 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana IPO dua stasiun televisi milik Grup Bakrie ini sekaligus membantah kabar penjualan dua stasiun televisi itu kepada Grup MNC milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo.
(ang/dnl)











































