Antam Belanjakan Rp 1,1 Triliun Selama 6 Bulan Untuk Investasi

Antam Belanjakan Rp 1,1 Triliun Selama 6 Bulan Untuk Investasi

- detikFinance
Jumat, 26 Jul 2013 11:25 WIB
Antam Belanjakan Rp 1,1 Triliun Selama 6 Bulan Untuk Investasi
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah menghabiskan belanja modal alias capital expenditure (capex) Rp 1,1 triliun di semester I-2013. Sekitar 76% dari capex dipakai untuk investasi pengembangan, 16% dibelanjakan untuk investasi rutin dan sisanya untuk biaya ditangguhkan terutama terkait dengan kegiatan eksplorasi.

Capex terbesar di enam bulan pertama 2013 berasal dari investasi pengembangan untuk proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) sebesar Rp 322 miliar dan proyek Feronikel Halmahera Timur sebesar Rp 200 miliar.

Untuk capex rutin, belanja modal terbesar digunakan di Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Emas sebesar Rp 105 miliar, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia sebesar Rp 24 miliar dan UBP Nikel Sulawesi Tenggara sebesar Rp 17 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Realisasi capex Perusahaan di semester I-2013 merefleksikan fase perusahaan yang tengah bertumbuh. Kami berkomitmen untuk tetap bertumbuh dengan tetap memperhatikan prinsip prudent dalam merealisasikan proyek-proyek pengembangan yang bersifat hilir dan melakukan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan nilai pemegang saham di tengah kondisi harga komoditas yang kurang baik saat ini,” kata Direktur Utama Antam, Tato Miraza, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7/2013).

Tahun ini, perusahaan plat merah itu menganggarkan capex Rp 5,95 triliun. Realisasi semester I-2013 ini baru mencapai 18% seiring dengan program-program efisiensi Perusahaan yang berfokus pada key initiatives serta realisasi di proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) dan proyek Feronikel Halmahera Timur yang masih berfokus pada pekerjaan awal.

Sampai dengan akhir bulan Juni 2013, konstruksi proyek-proyek utama Antam yakni proyek Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan, proyek Feronikel Halmahera Timur, proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa, yang juga mencakup pembangunan PLTU Pomalaa, berjalan on track.

Kemajuan EPC proyek CGA Tayan telah mencapai 95%. Untuk proyek Feronikel Halmahera Timur, progress EPC proyek mencapai 5% sementara kemajuan EPC proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) sudah mencapai 27% per akhir Juni 2013.


(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads