Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 10.295 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.260 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 6,642 poin (0,14%) ke level 4.681,882 di tengah bergugurannya bursa-bursa regioanl. Posisi indeks yang mendekati area jenuh jual jadi momentum investor membeli saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 3,816 poin (0,08%) ke level 4.670,301 bergerak lesu di sepinya transaksi. Pergerakan indeks berada dalam rentang yang tipis.
Beberapa saham bank kelas berat masih menguat, mencoba menahan indeks di zona hijau. Sayangnya aksi ambil untung di saham-saham komoditas dan konstruksi membuat indeks harus turun.
Menutup perdagangan, Jumat (26/7/2013), IHSG berkurang 15,243 poin (0,33%) ke level 4.658,874. Sementara Indeks LQ45 turun 1,924 poin (0,25%) ke level 777,155.
Aksi jual ini banyak dilakukan investor asing, sementara investor domestik masih membeli saham secara selektif. Sentimen positif yang datang dari pasar global terlibas jatuhnya bursa-bursa Asia.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 92.487 kali pada volume 3,22 miliar lembar saham senilai Rp 3,533 triliun. Sebanyak 74 saham naik, sisanya 157 saham turun, dan 118 saham stagnan.
Bursa saham Hong Kong berhasil menanjak ke zona hijau di tengah pelemahan bursa-bursa regional. Sedangkan pasar saham Jepang anjlok sangat dalam menyusul menguat nilai tukar yen terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 10,32 poin (0,51%) ke level 2.010,85. Â
- Indeks Hang Seng naik 67,99 poin (0,31%) ke level 21.968,95. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 432,95 poin (2,97%) ke level 14.129,98. Â
- Indeks Straits Times menipis 2,08 poin (0,06%) ke level 3.233,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 300 ke Rp 4.300, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 16.400, Solusi Tunas (SUPR) naik Rp 250 ke Rp 7.600, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 150 ke Rp 3.975.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 600 ke Rp 5.900, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 550 ke Rp 10.850, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 43.900, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 250 ke Rp 7.150.
(ang/dru)











































