IHSG Berpotensi Melemah Lagi

Rekomendasi Saham

IHSG Berpotensi Melemah Lagi

- detikFinance
Senin, 29 Jul 2013 08:11 WIB
IHSG Berpotensi Melemah Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 15 poin terkena aksi ambil untung. Saham-saham bank kelas berat berusaha menopang indeks tetap positif namun gagal.

Menutup perdagangan, Jumat (26/7/2013), IHSG berkurang 15,243 poin (0,33%) ke level 4.658,874. Sementara Indeks LQ45 turun 1,924 poin (0,25%) ke level 777,155.

Saham-saham di bursa Wall Street berhasil naik setelah anjlok hampir sepanjang perdagangan. Kejatuhan saham-saham dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli di harga murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 3,22 poin (0,02%) ke level 15.558,83. Indeks S&P500 naik 1,4 poin (0,08%) ke level 1.691,65. Indeks Nasdaq Composite naik 7,98 poin (0,22%) ke level 3,613,16

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan terkena tekanan jual, terutama dengan melemahnya bursa-bursa regional. Pasar saham global yang bergerak datar juga tidak mampu jadi katalis penggerak indeks.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini:


  • Indeks Nikkei 225 anjlok 222,56 poin (1,58%) ke level 13.907,42. Β 
  • Indeks KOSPI menipis 1,92 poin (0,10%) ke level 1.908,89. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup turun -15.24 poin (-0.33%) ke 4,658.87 dengan jumlah transaksi sebanyak 6.4 juta lot atau setara dengan Rp3.5 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.34%), sektor basic-industries (-0.93%), sektor construction and property (-1.80%), sektor consumer goods (-0.41%), sektor finance (+0.52%), sektor infrastructure (+0.72%), sektor mining (-0.91%), sektor misc-industries (-1.73%), dan sektor trade (-0.74%).

Tercatat sebanyak 74 saham mengalami penguatan, 157 saham mengalami penurunan, 118 saham tidak mengalami perubahan dan 138 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBCA (+1.47%), PGAS (+2.65%), BMRI (+1.74%), TOWR (+5.31%), dan BBNI (+1.73%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-2.27%), CPIN (-3.39%), KLBF (-2.86%), MNCN (-3.23%), dan PTBA (-4.82%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp66 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. MAPI, BBRI, ASII, CPIN, dan ASRI. Mata uang Rupiah terapresiasi 10,291 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menguji level support yang berada pada 20 day period moving average yang disertai dengan pelemahan volume. Untuk hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed. Dengan support 4,580 dan resistance 4,800. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ARNA, MAPI, TBIG.

Trust Securities

Positifnya bursa saham AS setelah rilis beberapa kinerja keuangan emiten tidak serta merta membuat IHSG dapat bertahan di zona positif. Sama seperti hari sebelumnya di mana sempat terjadi kenaikan hanya di awal-awal sesi namun, kembali terkoreksi hingga akhir sesi. Masih turunnya nilai tukar Rupiah dan masih nett sell nya asing membuat IHSG tidak dapat bertahan lama di zona hijau. Apalagi laju bursa saham Asia juga cenderung melemah sehingga juga mempengaruhi pelemahan IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4700,14 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4647,50 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4658,87. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Senin (29/7) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4624-4642 dan resistance 4685-4732. Berpola menyerupai three black crows di atas middle bollinger bands (MBB). MACD bergerak turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai menjauhi area overbought. Tidak berbeda dengan sehari sebelumnya, setelah gagal bertahan di target resisten kami (4695- 4748), IHSG melemah dan berada pada kisaran target support (4634-4681) yang mengindikasikan tekanan jual masih berlanjut. Dari pola yang ada masih memungkinkan melemah namun, kita harapkan dalam tahap terbatas.


(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads