IHSG Terpangkas 22 Poin Buntuti Koreksi Pasar Asia

IHSG Terpangkas 22 Poin Buntuti Koreksi Pasar Asia

- detikFinance
Senin, 29 Jul 2013 08:52 WIB
IHSG Terpangkas 22 Poin Buntuti Koreksi Pasar Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 22 poin membuntuti koreksi bursa-bursa di Asia. Investor banyak melepas saham jelang pertemuan bank sentral AS pekan ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 10.255 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 10.295 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 22,619 poin (0,49%) ke level 4.636,514. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 5,492 poin (0,67%) ke level 771,663.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (29/7/2013), IHSG dibuka terpangkas 21,554 poin (0,46%) ke level 4.633,099. Indeks LQ45 dibuka terkoreksi 5,422 poin (0,70%) ke level 771,618.

Aksi jual langsung terjadi sejak pembukaan perdagangan. Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa terkena koreksi.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 27,619 poin (0,59%) ke level 4.631,255. Sementara Indeks LQ45 turun 6,045 poin (0,78%) ke level 771,110.

Akhir pekan lalu IHSG berkurang 15 poin terkena aksi ambil untung. Saham-saham bank kelas berat berusaha menopang indeks tetap positif namun gagal.

Saham-saham di bursa Wall Street berhasil naik setelah anjlok hampir sepanjang perdagangan. Kejatuhan saham-saham dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli di harga murah.

Bursa-bursa di Asia membuka awal pekan dengan kompak bergerak di zona merah. Investor regional mengantisipasi pertemuan The Federal Reserve pekan ini yang akan membahas soal stimulus AS.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 20,00 poin (0,99%) ke level 1.990,85.
Indeks Hang Seng melemah 171,36 poin (0,78%) ke level 21.797,59.
Indeks Nikkei 225 anjlok 269,17 poin (1,90%) ke level 13.860,81.
Indeks Straits Times berkurang 7,39 poin (0,23%) ke level 3.228,71.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads