IHSG Masih Bisa Melemah Lagi

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Bisa Melemah Lagi

- detikFinance
Selasa, 30 Jul 2013 08:21 WIB
IHSG Masih Bisa Melemah Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 78 poin gara-gara aksi lepas saham yang dilakukan investor. Indeks bergerak lesu di tengah perdagangan yang sepi.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (29/7/2013), IHSG ditutup anjlok 78,407 poin (1,68%) ke level 4.580,467. Sementara Indeks LQ45 ditutup terjun 14,866 poin (1,91%) ke level 762,289.

Wall Street menutup perdagangan awal pekan di zona merah. Investor memfokuskan diri ke pertemuan the Federal Reserve pekan ini yang akan membahas kelanjutan program stimulus yang selama ini menopang ekonomi Amerika Serikat (AS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 36,86 poin (0,24%) ke level 15.521,97. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 6,32 poin (0,37%) ke level 1.685,33. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 14,02 poin (0,39%) ke level 3.599,14.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan terkena koreksi terutama setelah dapat sentimen negatif dari Wall Street. Pergerakan bursa Asia juga belum bisa memberi dorongan IHSG untuk menguat.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 27,76 poin (0,20%) ke level 13.633,37. Β 
  • Indeks KOSPI naik 6,86 poin (0,36%) ke level 1.906,75. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
Kemarin IHSG ditutup melemah signifikan ditengah lesunya perdagangan. Menjelang libur panjang lebaran, tampaknya investor cenderung memilih untuk keluar sementara dari pasar saham. Nilai tukar rupiah yang masih melemah tampaknya juga menjadi katalis negatif bagi pasar. Disisi lain, pengumuman laporan keuangan emiten semester 1 tampaknya gagal mengangkat pergerakan indeks. Hari ini kami proyeksikan transaksi relatif sepi. Investor juga tampaknya masih wait and see atas pengumuman inflasi oleh BPS, Kamis mendatang. Proyeksi support-resistance hari ini 4.530-4.620.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -78.41 poin (-1.68%) ke 4,580.47 dengan jumlah transaksi sebanyak 5.2 juta lot atau setara dengan Rp2.9 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.50%), sektor basic-industries (-1.18%), sektor construction and property (-0.22%), sektor consumer goods (-2.30%), sektor finance (-1.91%), sektor infrastructure (-1.83%), sektor mining (-2.44%), sektor misc-industries (-2.08%), dan sektor trade (-0.97%).

Tercatat sebanyak 53 saham mengalami penguatan, 200 saham mengalami penurunan, 70 saham tidak mengalami perubahan dan 150 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. CPIN (+1.75%), MNCN (+1.67%), BSDE (+1.97%), PWON (+2.70%), dan UNTR (+0.61%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. UNVR (-3.49%), BBRI (-3.09%), BBCA (-2.42%), ASII (-2.33%), dan TLKM (-2.15%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 335 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, ASII, KLBF, INTP, dan JSMR. Mata uang Rupiah terapresiasi 10,275 per Dolar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin disertai dengan pelemahan volume, serta menghasilkan signal line pada indikator MACD yang semakin melandai sehingga belum berhasil memasuki teritori positif dengan stochastic yang berada pada area oversold. Untuk hari ini IHSG diperkirakan akan melemah. Dengan support 4.500 dan resistance 4.800. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ARNA, MEDC, MAPI.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads