Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 10.270 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.280 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 20,642 poin (0,45%) ke level 4.601,109. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,271 poin (0,69%) ke level 767,560.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif menyasar saham-saham unggulan yang kemarin sudah turun cukup tinggi, seperti saham-saham konsumer dan bank blue chip. Kinerja emiten di semester pertama tahun ini juga menjadi faktor pendorong.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 22,816 poin (0,50%) ke level 4.603,0,83. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,853 poin (0,64%) ke level 767,142.
Kemarin IHSG anjlok 78 poin gara-gara aksi lepas saham yang dilakukan investor. Indeks bergerak lesu di tengah perdagangan yang sepi.
Wall Street menutup perdagangan awal pekan di zona merah. Investor memfokuskan diri ke pertemuan the Federal Reserve pekan ini yang akan membahas kelanjutan program stimulus yang selama ini menopang ekonomi AS.
Meski dapat sentimen negatif dari pasar global, banyak bursa regional yang berhasil naik ke zona hijau. Hanya bursa saham China yang masih ketinggalan di zona merah.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 34,54 poin (1,72%) ke level 1.976,31. Â
- Indeks Hang Seng naik 49,18 poin (0,23%) ke level 21.899,33. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 23,26 poin (0,17%) ke level 13.684,39. Â
- Indeks Straits Times bertambah 9,23 poin (0,29%) ke level 3.246,20.











































