Inflasi Juli 3%, IHSG Sempat Anjlok

Sesi I

Inflasi Juli 3%, IHSG Sempat Anjlok

- detikFinance
Kamis, 01 Agu 2013 12:14 WIB
Inflasi Juli 3%, IHSG Sempat Anjlok
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat jatuh cukup dalam di zona merah setelah keluar pengumuman inflasi Juli yang cukup tinggi. Indeks beristirahat siang ini di posisi yang datar.

Membuka perdagangan, IHSG bertambah 11,825 poin (0,26%) ke level 4.622,202 kompakan dengan bursa-bursa di Asia. Rencana The Fed untuk melanjutkan stimulus dan kinerja emiten menjadi faktor pendorong indeks.

Pagi tadi investor masih lakukan aksi beli selektif sambil menunggu pengumuman inflasi Juli oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Indeks pun sempat naik hingga posisi tertingginya 4.632,428.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang siang, BPS melaporkan laju inflasi Juli 2013 mencapai 3,29%. Melambungnya inflasi yang siginifikan ini masih dipengaruhi dari imbas kenaikan harga BBM.

Pelaku pasar merespons tingginya tingkat inflasi ini dengan melepas saham. Alhasil, IHSG langsung jatuh ke zona merah hingga ke posisi terendahnya di 4.592,093.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (1/8/2013), IHSG menipis 1,056 poin (0,02%) ke level 4.609,321. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,937 poin (0,12%) ke level 770,965.

Saham-saham bank kembali jadi sasaran aksi jual. Koreksi saham perbankan ini diimbangi oleh penguatan saham-saham komoditas.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 85.661 kali pada volume 2,569 miliar lembar saham senilai Rp 5,545 triliun. Sebanyak 102 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 102 saham stagnan.

Volume dan nilai transaksi perdagangan hari ini naik cukup tinggi berkat aksi tutup sendiri alias crossing saham PT Indomobil Sukses Internasioal Tbk (IMAS) senilai Rp 2,9 triliun. Transaksi ini difasilitasi CIMB Securities Indonesia (YU).

Bursa-bursa regional masih kompak berjalan di zona hijau hingga siang hari ini. Rencana The Fed untuk melanjutkan stimulus menjadi faktor pendorong pelaku pasar regional lakukan aksi beli.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 17,06 poin (0,86%) ke level 2.010,85.  
  • Indeks Hang Seng menguat 126,61 poin (0,58%) ke level 22.010,27.  
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 205,31 poin (1,50%) ke level 13.873,63.  
  • Indeks Straits Times bertambah 17,31 poin (0,54%) ke level 3.239,24.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 24.950, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 32.250, United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 17.100, dan Nippon Indosari (ROTI) naik Rp 250 ke Rp 7.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 3.000 ke Rp 79.000, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 675 ke Rp 4.525, Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 600 ke Rp 7.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 31.500.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads