Sampai Akhir 2004, Target Biaya Ekspor BEI Rp 6 Triliun

Sampai Akhir 2004, Target Biaya Ekspor BEI Rp 6 Triliun

- detikFinance
Kamis, 28 Okt 2004 19:23 WIB
Jakarta - PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) hingga akhir tahun 2004 menargetkan pembiayaan ekpor Rp 6 trilun. Saat ini pembiayaan yang telah dilakukan mencapai 75 persen dari total biaya seluruhnya.Pembiayaan ekpor itu terdiri atas berbagai macam ekspor, terutama yang terbanyak adalah dari agribisnis untuk komoditi coklat, sawit dan karet. Sedangkan total aset 2004 diperkirakan Rp 7,2 triliun naik dibandingkan tahun lalu Rp 5 triliun. Untuk tahun 2005 ditargetkan pertumbuhan kredit sebesar 8 persen.Demikian disampaikan Direktur Utama, Bank Ekspor Indonesia (BEI) Arifin Indra Sulitiyanto kepada wartawan di kantornya, gedung BEJ, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (28/10/2004).Menurut Arifin, BEI dalam sistem Arsitekstur Perbankan Indonesia (API) tetap akan menjadi bank fokus dengan bisnis pada pembiayaan ekspor atau trade finance. Saat ini modal dari BEI sekitar Rp 3 triliun sampai Rp 3,8 triliun. Dalam jangka waktu lima tahun ke depan, BEI berencana bisa menjadi eksport credit agency dengan kewenangan yang lebih besar. Hal ini dalam rangka mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia. Namun untuk saat ini, hal itu belum bisa dilakukan karena belum adanya perangat hukum meski dalam sisi modal telah tercukupi."Kita saat ini masih dianggap bank dan tunduk pada peraturan Bank Indonesia. Padahal jiwa kita itu adalah perusahaan pembiayaan ekspor," ungkap Arifin.Masih menurut Arifin, BEI yang dimiliki pemerintah 100 persen juga kemungkinan tidak akan melakukan IPO. Pasalnya, sebagai perusahaan pendorong ekpor Indonesia sulit dimiliki bank publik karena tugasnya mendorong kegiatan pembiayaan ekspor.Saat ini pemegang saham telah menetapkan susunan anggota dewan komisaris dan direksi BEI periode 2004-2009. Dirut Arifin Indra Sulitiyanto menggantikan Bambang Hendrajatin, Direktur Bambang Sabariman, Bambang Setijoprodjo, dan Evi Firmansyah. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads