Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pada akhir pekan sebelum libur panjang lebaran, IHSG bisa tembus pada target resisten di angka 4640-4654 bahkan sempat tipis melewatinya.
"Meski secara teknikal bergerak datar, diharapkan masih ada sentimen positif dari global dan rilis kinerja emiten bagi yang belum sempat merilis jelang libur sehingga masih memberikan ruang bagi IHSG untuk penguatan," kata Reza kepada detikFinance, di Jakarta, Minggu (11/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, sentimen dari eksternal memang mendukung untuk penguatan dan memberikan imbas yang cukup baik bagi IHSG di tengah sentimen makro ekonomi yang kurang kondusif.
Selain itu, positifnya rilis data-data global memberikan pengaruh yang baik bagi laju IHSG sehingga tercipta anggapan bahwa selama libur Lebaran tidak akan terjadi pelemahan secara signifikan di bursa saham luar.
Sepanjang perdagangan pekan lalu, IHSG menyentuh level 4658,43 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4619,08 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4640,78.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan akan kembali membuka kegiatan perdagangan pada Senin 12 Agustus 2013. Setelah libur selama satu pekan menyambut Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran.
BEI menetapkan tanggal 5-7 Agustus 2013 sebagai cuti bersama Idul Fitri. Sementara di tanggal 8 dan 9 Agustus 2013 merupakan libur Hari Raya Idul Fitri.
Pada perdagangan terakhir Jumat pekan lalu, IHSG ditutup naik 16,445 poin (0,36%) ke level 4.640,781. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 0,798 poin (0,10%) ke level 774,944.
(hen/hen)











































