Mengawali perdagangan awal pekan ini, IHSG dibuka jatuh 43,558 poin (0,94%) ke level 4.597,223. Indeks LQ45 dibuka turun 11,26 poin ke level 763,684. Efek anjloknya bursa Wall Street AS pekan lalu mempengaruhi pergerakan IHSG di pagi hari ini.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik rontok 30,737 poin (0,66%) ke level 4.610,044. Sementara Indeks LQ45 turun 7,618 poin (0,92%) ke level 767,776.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh sektor saham mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Hanya saham-saham di sektor pertambangan dan perdagangan saja yang berhasil menguat. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus bergerak di jalur merah.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 146.526 kali pada volume 3,2 miliar lembar saham senilai Rp 5,1 triliun. Sebanyak 125 saham naik, sisanya 114 saham turun, dan 95 saham stagnan.
Bursa-bursa regional hampir seluruhnya bergerak di jalur hijau atau positif. Hanya bursa saham Tokyo saja yang bergerak di jalur merah pada perdagangan hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 49,05 poin (2,39%) ke level 2.101,28.Â
- Indeks Hang Seng menguat 463,72 poin (2,13%) ke level 22.271,28.Â
- Indeks Nikkei 225 turun 95,76 poin (0,7%) ke level 13.519,43.Â
- Indeks Straits Times bertambah 2,0181 poin (0,06%) ke level 3.231,71.Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.700 ke Rp 40.000, Unilever (UNVR) turun Rp 1.450 ke Rp 30.000, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) turun Rp 700 ke Rp 7.500, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 650 ke Rp 80.300.
(dnl/dnl)











































