IHSG Berpeluang Rebound

Rekomendasi Saham

IHSG Berpeluang Rebound

- detikFinance
Selasa, 13 Agu 2013 08:10 WIB
IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 43 poin. Pelemahan bursa global pekan lalu saat bursa Indonesia libur menjadi pemicu pelemahan IHSG. Meski mayoritas bursa saham regional menguat kemarin.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (12/8/2013), IHSG ditutup turun 43,001 poin (0,93%) ke level 4.597,780. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 10,996 poin (1,42%) ke level 763,948.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali terkena koreksi di bursa Wall Street. Tapi Nasdaq bisa menguat berkat penguatan saham Apple dan BlackBerry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 5,83 poin (0,04%) ke level 15.419,68. Indeks Standard & Poor's 500 turun 1,95 poin (0,12%) ke level 1.689,47. Indeks Komposit Nasdaq naik 9,84 poin (0,27%) ke level 3.669,95.

Hari ini IHSG diperkirakan akan rebound dibantu oleh penguatan pasar saham regional. Sentimen dari Wall Street yang mixed bisa menahan laju penguatan indeks bahkan sampai menyeretnya ke zona merah.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 225,65 poin (1,67%) ke level 13.745,08.
  • Indeks KOSPI naik 8,11 poin (0,43%) ke level 1.892,94.

Rekomendasi untuk perdagangan saham pagi hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun -43.00 poin (-0.93%) ke 4,597.78 dengan jumlah transaksi sebanyak 5.9 juta lot atau setara dengan Rp4.7 triliun."

Pergerakan sektor-sektor IHSG antara lain sektor agricultural (-0.93%), sektor basic-industries (-1.06%), sektor construction and property (-0.58%), sektor consumer goods (-2.71%), sektor finance (-1.41%), sektor infrastructure (-1.37%), sektor mining (+6.92%), sektor misc-industries (-3.06%), dan sektor trade (+0.51%)."

Tercatat sebanyak 125 saham mengalami penguatan, 114 saham mengalami penurunan, 95 saham tidak mengalami perubahan dan 151 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. UNTR (+7.65%), ADRO (+18.46%), ITMG (+11.93%), INCO (+13.76%), dan PTBA (+9.50%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. UNVR (-4.61%), ASII (-3.73%), BBCA (-3.74%), BMRI (-3.45%), dan PGAS (-3.51%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 262 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, ASII, SMGR, GGRM, dan PGAS. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,293 per dolar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin merupakan konsolidasi dengan indikator MACD masih berada pada teritori negatif. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed. Dengan support 4,500 dan resistance 4,750. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, ANTM, ARNA.

Trust Securities
Tampaknya IHSG telat dalam merespon sentimen negatif di pasar. Di saat bursa saham Asia di awal pekan bergerak positif seiring sentimen kenaikan harga komoditas, IHSG justru melemah. Di sisi lain, fenomena penurunan ini pun juga jarang terjadi karena biasanya secara historis dalam beberapa tahun terakhir, laju IHSG cenderung positif setelah libur panjang Idul Fitri. Adanya imbas rilis lonjakan inflasi Juli 2013, ekspektasi kenaikan BI rate di bulan ini, masih lemahnya nilai Rupiah, dan sentimen negatif lainnya membuat IHSG harus mendekam di zona merah. Pembukaan pasar saham Eropa yang minus juga memberikan imbas negatif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4634,21 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4581,85 (level terendahnya) juga di awal sesi 1 dan berakhir di level 4597,78. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Selasa (13/8) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4569-4595 dan resistance 4628-4648. Berpola menyerupai double spinning masih cenderung sideways pada middle bollinger bands (MBB). MACD kembali menipis dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan upreversal dari area oversold. IHSG mengawali pekan yang kurang baik dimana gagal bertahan di kisaran target support kami (4600-4625) yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi tipis. Belum adanya sentimen positif membuat IHSG sulit diharapkan untuk bangkit kecuali terjadi aksi beli besar pada saham-saham yang berada di area oversold.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads