Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 10.290 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.280 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 0,593 poin (0,01%) ke level 4.597,187. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,150 poin (0,02%) ke level 763,798.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif kembali muncul, membuat indeks sektoral di lantai bursa hampir seluruhnya menguat. Hanya sektor agrikultur yang masih terjebak di zona merah.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 11,217 poin (0,24%) ke level 4.608,997. Sementara Indeks LQ45 naik 2,852 poin (0,38%) ke level 766,800.
Kemarin IHSG ditutup melemah 43 poin. Pelemahan bursa global pekan lalu saat bursa Indonesia libur menjadi pemicu pelemahan IHSG. Meski mayoritas bursa saham regional menguat kemarin.
Semalam Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali terkena koreksi di bursa Wall Street. Tapi Nasdaq bisa menguat berkat penguatan saham Apple dan BlackBerry.
Bursa-bursa di Asia pagi tadi sempat kompak menguat di zona hijau berkat positifnya data ekonomi Jepang. Sayangnya bursa saham China melemah tipis dan jatuh ke zona merah.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,03 poin (0,00%) ke level 2.101,25. Â
- Indeks Hang Seng naik 110,04 poin (0,49%) ke level 22.381,32. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 207,02 poin (1,53%) ke level 13.726,45. Â
- Indeks Straits Times menguat 4,69 poin (0,15%) ke level 3.236,93.











































