Data penjualan ritel AS naik tinggi di bulan Juli, penguatan juga terjadi di data produksi industri Uni Eropa dan indeks sentimen Jerman, ZEW. Hal ini seolah memberi sinyal bahwa resesi di Uni Eropa bisa segera berakhir.
Sementara saham Apple naik cukup tinggi setelah miliuner investor Carl Icahn 'berkicau' melalui jejaring sosial Twitter bahwa ternyata ia punya cukup banyak saham di produsen iPad tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pergerakan pasar hari ini merupakan cerminan dari data ekonomi yang membaik, pelaku pasar juga sudah mulai bisa menerima bahwa cepat atau lambat The Fed akan menarik program stimulusnya," kata Quincy Krosby, perencana keuangan dari Prudential Financial di Newark, New Jersey, dikutip Reuters, Rabu (14/8/2013).
Selama ini investor memang sudah bersiap-siap jika program stimulus The Fed dihentikan, namun waktu dan bagaimana pelaksanaannya masih belum bisa dipastikan. Program stimulus pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar per bulan ini sudah mendorong Indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi serta menahan bunga kredit tetap rendah.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 31,33 poin (0,2%) ke level 15.451,01, Indeks S&P 500 bertambah 4,69 poin (0,28%) ke level 1.694,16 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 14,492 poin (0,39%) ke level 3.684,443.
(ang/ang)











































