Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, penurunan ukuran lot saham ini dilakukan salah satunya untuk bisa menarik banyak investor masuk ke pasar modal Indonesia.
"Rencana penurunan ukuran lot, insya Allah akan bisa mulai 1 Desember 2013," kata Ito saat acara Konferensi Pers 36 Tahun Peringatan Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (15/8/2013).
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan semua sistem yang akan mendukung terlaksananya hal itu.
"Kita sedang mempersiapkan sisi teknis sistem dan sebagainya, bukan hanya di bursa tapi seluruh anggota Bursa (AB). Targetnya bisa life 1 Desember 2013," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, satuan lot saham di Indonesia masih terhitung tinggi dibanding negara lainnya. Dengan pemangkasan jumlah lot saham, tentunya dapat memudahkan investor untuk membeli saham di Indonesia.
"Jadi semakin banyak investor ritel yang masuk," kata dia.
Untuk itu, Nurhaida akan mendukung kebijakan dari otoritas pasar modal terkait hal ini.
"Implementasinya dari sistem dulu, ini sesuatu yang positif, OJK mendukung upaya bursa mengecilkan jumlah saham," ujar Nurhaida.
(ang/ang)











































