Dikutip detikFinance dari data Reuters, Kamis (15/8/2013), dolar semakin perkasa ke level tertingginya yakni Rp 10.407 ketika Bank Indonesia (BI) mengumumkan suku bunga acuannya (BI Rate).
Pasar sebagian berharap BI menaikkan suku bunganya untuk meredam gejolak inflasi. Pada akhirnya, BI mentapkan BI Rate di level 6,5%. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang dikeluarkan BI untuk acuan penukaran valas pada pagi ini tercatat di level Rp 10.318 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara itu, secara point-to-point, rupiah terdepresiasi 3,43% dan ditutup di level Rp 10.278 per dolar AS. Bank Indonesia menilai tren pelemahan nilai tukar rupiah tersebut masih sejalan dengan kondisi fundamental perekonomian serta dapat mendukung upaya mempercepat perbaikan keseimbangan kondisi eksternal dan menopang pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih sehat," ungkap BI.
(dru/ang)











































