Rupiah Makin Keok, Dolar Sempat Sentuh Rp 10.645

Rupiah Makin Keok, Dolar Sempat Sentuh Rp 10.645

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 19 Agu 2013 16:49 WIB
Rupiah Makin Keok, Dolar Sempat Sentuh Rp 10.645
Jakarta -

Nilai tukar rupiah makin hari makin lemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hari ini dolar sempat naik tinggi hingga menembus Rp 10.645 per dolar AS.

Seperti dikutip dari Reuters, dolar ditutup di Rp 10.485 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 10.390 per dolar AS.

Meski dolar naik tinggi, Menteri Keuangan Chatib Basri tidak khawatir akan situasi ini. Alasannya mata uang negara lain pun juga mengalami hal yang sama seperti mata uang Garuda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Coba lihat mata uang negara lain, sama kondisinya, Indonesia bukan satu-satunya negara di dunia ini, saya juga sudah tanya semua pelaku usaha di dunia, mereka saat ini taruh uangnya dalam dolar. Lain kalau kondisinya hanya rupiah saja yang melemah paling tinggi, kalian datang ke saya terus tanya bagaimana, jadi kalau saat ini aman-aman saja," ungkapnya ditemui di Auditorium BKPM, Jakarta, Senin (19/8/2013).

Awal tahun ini, dolar diperdagangkan di kisaran Rp 9.500/US$ sampai 9.700/US$. Namun dalam dua bulan terakhir dolar semakin perkasa bahkan hingga menembus Rp 10.000/US$.

Pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Menurutnya, pelemahan rupiah ini masih ringan jika dibandingkan mata uang negara Asia lainnya.

"Sebenarnya pelemahan terhadap mata uang rupiah relatif lebih ringan, dibanding pelemahan mata uang negara-negara seperti India, Australia, Malaysia, Filipina, Korea, dan Jepang dalam periode Januari sampai akhir Juli 2013," SBY dalam pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat akhir pekan lalu.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads