Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Keuangan Antam Djaja M. Tambunan usai bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/8/2013).
"Sudah dipanggil, tadi pagi sudah ketemu," kata Djaja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu istilahnya dari seluruh saham yang ada di IDX (bursa saham Indonesia) itu, siapa yang aktif kan. Kalau investor punya persepsi. Kita kurang aktif, dan dari Juni tahun lalu ke Juni tahun ini kan komoditi emas kurang menjanjnikan," katanya.
Meski demikian, Djaja mengatakan perusahaan memiliki strategi khusus untuk kembali masuk ke index saham tersebut. "Adalah," singkatnya.
Seperti diketahui, Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya memang pernah mengatakan akan memanggil direksi ANTM. Menurut Dahlan, pemanggilan ini untuk mengetahui keluarnya emiten berkode ANTM dari indeks LQ45. Seperti diketahui, saham Antam keluar dari indeks LQ45 periode Agustus 2013 sampai Januari 2014.
Indeks LQ45 menggunakan 45 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar, dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan seperti telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) minimal 3 bulan.
Selanjutnya, kriteria juga memperhatikan aktivitas transaksi di pasar reguler yaitu nilai, volume, dan frekuensi transaksi. Selain mempertimbangkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar, akan dilihat juga keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.
Bisa dibilang saham-saham yang masuk ke jajaran LQ45 ini merupakan saham 'seksi' di mata investor karena sangat likuid dan bisa memberikan imbal hasil alias keuntungan investasi yang cukup tinggi.
(zul/dnl)











































