Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 53 poin melanjutkan koreksi yang terjadi sehari sebelumnya. Indeks mencapai titik terendahnya tahun ini dan tumbuh minus.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 10.631 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.485 per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan preopening, IHSG langsung anjlok 53,921 poin (1,25%) ke level 4.259,597. Sedangkan Indeks LQ45 jatuh 13,716 poin (1,94%) ke level 694,369.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menutup tahun 2012 lalu IHSG berada di level 4.316,687 setelah menanjak 34,826 poin (0,81%). Dengan koreksi yang terjaid kali ini menunjukkan sejak awal tahun IHSG malah tumbuh minus.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG anjlok 138,721 poin (3,22%) ke level 4.174,797. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 29,263 poin (4,13%) ke level 678,822.
Kemarin IHSG terjun bebas 255 poin akibat maraknya aksi lepas saham yang dilakukan investor asing. Dana asing 'kabur' dari lantai bursa cukup tinggi, hampir tembus Rp 2 triliun.
Wall Street kembali jatuh untuk hari keempatnya berturut-turut setelah investor ragu-ragu dalam bertransaksi menjelang perubahan kebijakan The Federal Reserve yang diperkirakan bisa mendorong tingkat suku bunga.
Seluruh bursa regional kompak berjalan di zona merah setelah mendapat sentimen negatif dari pasar global. Koreksinya masih cukup dangkal, tidak seperti IHSG yang turun tajam.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 3,10 poin (0,15%) ke level 2.082,50. Â
- Indeks Hang Seng berkurang 42,78 poin (0,19%) ke level 22.420,92. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 73,90 poin (0,54%) ke level 13.684,23. Â
- Indeks Straits Times turun 10,57 poin (0,33%) ke level 3.162,76. Â











































