Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa balik lagi ke level 4.000-an setelah menukik tajam 184 poin. Aksi jual makin marak, membuat 298 saham terkena koreksi dan hanya 10 yang menguat.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG amblas 122,512 poin (2,84%) ke level 4.191,006 melanjutkan koreksi yang terjadi sehari sebelumnya. Indeks mencapai titik terendahnya tahun ini dan tumbuh minus.
Menutup tahun 2012 lalu IHSG berada di level 4.316,687 setelah menanjak 34,826 poin (0,81%). Dengan koreksi yang terjadi kali ini menunjukkan sejak awal tahun IHSG malah tumbuh minus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maraknya aksi jual dipicu oleh kabar berakhir program stimulus bank sentral AS yaitu The Federal Reserve yang salam ini menopang bursa saham Amerika Serikat (AS). Saking dalamnya koreksi, indeks sempat jatuh hingga titik terendah di 4.092,845.
Investor domestik dan asing ramai-ramai jual saham, membuat semua sektor industri di lantai bursa 'kebakaran'. Saham-saham unggulan memimpin pelemahan dengan koreksi rata-rata lebih dari 4%.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 119.980 kali pada volume 4,789 miliar lembar saham senilai Rp 4,591 triliun. Sebanyak 10 saham naik, sisanya 298 saham turun, dan 34 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata masih melemah hingga siang hari ini. Bursa saham China bisa balik arah ke zona merah atas aksi beli selektif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,67 poin (0,08%) ke level 2.087,27. Â
- Indeks Hang Seng anjlok 331,75 poin (1,48%) ke level 22.131,95. Â
- Indeks Nikkei 225 jatuh 182,40 poin (1,33%) ke level 3.575,73. Â
- Indeks Straits Times melemah 30,67 poin (0,97%) ke level 3.142,66. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Sarana Menara (TOWR) naik Rp 125 ke Rp 2.925, Nipress (NIPS) naik Rp 50 ke Rp 8.850, Global Teleshop (GLOB) naik Rp 40 ke Rp 1.220, dan SMR Utama (SMRU) naik Rp 35 ke Rp 335.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.100 ke Rp 37.300, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 3.000 ke Rp 72.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 2.450 ke Rp 25.100, dan Unilever (UNVR) turun Rp 1.600 ke Rp 27.600.











































