Investor Asing Lepas Saham Rp 1,9 Triliun, IHSG Meluncur 138 Poin

Investor Asing Lepas Saham Rp 1,9 Triliun, IHSG Meluncur 138 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 20 Agu 2013 16:12 WIB
Investor Asing Lepas Saham Rp 1,9 Triliun, IHSG Meluncur 138 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur tajam 138 poin terkena aksi jual masih yang dilakukan seluruh lapisan investor. Dana asing Rp 1,9 triliun keluar dari lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di Rp 10.680 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 10.485 per dolar AS.

Siang tadi mata uang negeri Paman Sam ini sempat menyentuh posisi tertinggi, yaitu di level Rp 10.855 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG amblas 122,512 poin (2,84%) ke level 4.191,006 melanjutkan koreksi yang terjadi sehari sebelumnya. Indeks mencapai titik terendahnya tahun ini dan tumbuh minus.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terjun bebas 184,693 poin (4,28%) ke level 4.128,825. Maraknya aksi jual dipicu oleh kabar berakhir program stimulus bank sentral AS yaitu The Federal Reserve yang salam ini menopang bursa saham Amerika Serikat (AS).

Saking dalamnya koreksi, indeks sempat jatuh hingga titik terendah di 4.062,300. Investor domestik dan asing ramai-ramai jual saham, membuat semua sektor industri di lantai bursa 'kebakaran'.

Menutup perdagangan, Selasa (20/8/2013), IHSG meluncur tajam 138,535 poin (3,21%) ke level 4.174,983. Sementara Indeks LQ45 menukik 20,914 poin (2,95%) ke level 687,171.

Aksi jual semakin sore semakin ramai. Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi sasaran aksi jual. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 1,918 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 211.046 kali pada volume 7,478 miliar lembar saham senilai Rp 8,821 triliun. Sebanyak 28 saham naik, sisanya 297 saham turun, dan 42 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia terjebak di zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Meski koreksinya cukup tajam, tapi masih kalah dari BEI yang anjlok sampai lebih dari tiga persen.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 13,01 poin (0,62%) ke level 2.072,59.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 493,41 poin (2,20%) ke level 21.970,29.  
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 361,75 poin (2,63%) ke level 13.396,38.  
  • Indeks Straits Times berkurang 52,22 poin (1,65%) ke level 3.121,11.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 400 ke Rp 8.000, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 200 ke Rp 2.700, Tempo Scan (TSPC) naik Rp 175 ke Rp 3.700, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 ke Rp 7.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 27.850 ke Rp 1,12 juta, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.300 ke Rp 37.100, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 3.000 ke Rp 72.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 2.950 ke Rp 30.000.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads