Ini Tanggapan BI Soal Dolar yang Makin 'Perkasa' Dekati Rp 11.000

Ini Tanggapan BI Soal Dolar yang Makin 'Perkasa' Dekati Rp 11.000

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 21 Agu 2013 09:40 WIB
Ini Tanggapan BI Soal Dolar yang Makin Perkasa Dekati Rp 11.000
Jakarta - Dolar AS semakin menguat mendekati level Rp 11.000. Apa yang sebenarnya terjadi?

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan terdapat dua faktor yang menyebabkan rupiah terjerembab cukup dalam.

"Tekanan di pasar keuangan, termasuk nilai tukar rupiah, masih berlanjut. Karena faktor global, yaitu isu tappering the Fed, dan faktor domestik, khususnya defisit transaksi berjalan," ungkap Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo seperti dikutip detikFinance dalam penjelasannya, Rabu (21/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang BI lakukan? Perry menjelaskan, bank sentral siap melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah.

"BI terus berada di pasar. Intervensi di pasar valas untuk stabilkan nilai tukar rupiah," tegas Perry.

Selain itu, Perry mengatakan bank sentral siap melakukan pembelian SBN dari pasar sekunder.

"Dalam 2 hari ini kita beli SBN sekitar Rp 2,6 triliun. Selama tahun 2013 kita telah beli sekitar Rp 31 triliun. Kita juga terus koordinasi dengan Pemerintah dan OJK untuk stabilkan pasar keuangan kita," tutupnya.

Dalam tiga hari ini, rupiah memang bergerak semakin liar. Kemarin, Selasa (21/8/2013) rupiah diperdagangkan di level Rp 10.700-an setelah sempat mencapai level tertingginya di Rp 10.800.

Pagi ini, rupiah tambah tak jelas hingga mencapai level Rp 10.900 setelah kembali diperdagangkan di level Rp 10.700.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads