Tekanan Jual Akan Kembali Muncul

Rekomendasi Saham

Tekanan Jual Akan Kembali Muncul

- detikFinance
Kamis, 22 Agu 2013 08:31 WIB
Tekanan Jual Akan Kembali Muncul
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin rebound 43 poin setelah menukik tajam dalam dua perdagangan terakhir. Aksi borong saham dilakukan oleh investor domestik.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (21/8/2013), IHSG ditutup menguat 43,465 poin (1,04%) ke level 4.218,448. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 8,982 poin (1,31%) ke level 696,153.

Saham-saham di Wall Street berakhir melemah setelah mengalami perdagangan yang fluktuatif. Investor mulai lepas saham menyusul bocoran The Federal Reserve soal rencana mengurangi program stimulus pembelian obligasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 105,52 poin (0,7%) ke level 14.897,47, Indeks S&P 500 kehilangan 9,53 poin (0,58%) ke level 1.642,82 dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 13,801 poin (0,38%) ke level 3.599,79.

Hari ini IHSG diperkirakan akan kembali terkena tekanan jual, terutama setelah ada sentimen negatif dari pasar global dan regional. Investor asing masih akan lepas saham yang disambut aksi beli investor domestik.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 156,88 poin (1,17%) ke level 13.267,45. Β 
  • Indeks KOSPI turun 18,44 poin (0,99%) ke level 1.849,02. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +43.47 poin (+1.04%) ke 4,218.45 dengan jumlah transaksi sebanyak 14.4 juta lot atau setara dengan Rp6.8 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+2.86%), sektor basic-industries (+3.92%), sektor construction and property (+0.61%), sektor consumer goods (+1.48%), sektor finance (-0.10%), sektor infrastructure (+1.78%), sektor mining (+1.06%), sektor misc-industries (-0.40%), dan sektor trade (+0.78%).

Tercatat sebanyak 167 saham mengalami penguatan, 96 saham mengalami penurunan, 75 saham tidak mengalami perubahan dan 147 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. TLKM (+5.29%), SMGR (+8.43%), UNVR (+2.08%), INTP (+5.85%), dan BBCA (+1.59%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BMRI (-2.56%), BBRI (-1.46%), ASII (-0.84%), ISAT (-5.03%), dan PGAS (-0.98%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp879 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, BBRI, PGAS, BBCA, dan ASII. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10.775 per dolar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan technical rebound dengan indikator MACD yang masih menghasilkan sinyal downtrend. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan menguat terbatas. Dengan support 4.060 dan resistance 4.310. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ANTM, MPPA, SMBR.

Trust Securities
Pelemahan selama empat hari berturut-turut dalam market great sale pasca HUT Kemerdekaan RI tampaknya membuat sebagian besar pelaku pasar mencoba untuk membeli saham-saham di bursa yang sudah terdiskon banyak meski belum adanya trigger positif yang datang. Dengan pelemahan IHSG tersebut, level IHSG telah menyamai level pada periode awal September 2012. Ibarat ular tangga, IHSG mundur jauh dan harus melakukan pendakian kembali. Adanya pemberitaan bahwa sejumlah Dapen dan asuransi besar banyak melakukan selective buying turut disambut positif dan memberi kepercayaan terhadap pasar saham Indonesia. Meski pasar saham Asia ditutup negatif, begitupun dengan pembukaan pasar saham Eropa yang masih negatif tidak menghalangi IHSG untuk tetap menghijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4261,44 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan menyentuh level 4150,24 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4218,45. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Kamis (22/8) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4132-4205 dan resistance 4235-4270. Berpola menyerupai bullish harami di bawah lower bollinger bands (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal dari bawah area oversold. Mulai adanya aksi beli menghantarkan IHSG sempat masuk target resisten kami (4225- 4278) meski sempat mampir di target support kami (3985-4125). Diharapkan kenaikan ini dapat bertahan sehingga dapat memperbaiki laju tren IHSG dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking sesaat.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads