IHSG Diprediksi Bisa Menguat Lagi

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Bisa Menguat Lagi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 23 Agu 2013 08:30 WIB
IHSG Diprediksi Bisa Menguat Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh lagi, kali ini 47 poin gara-gara maraknya aksi jual investor asing. Dana asing dalam jumlah besar keluar dari lantai bursa.

Menutup perdagangan, Kamis (21/8/2013), IHSG anjllok 47,035 poin (1,11%) ke level 4.171,413. Sementara Indeks LQ45 jatuh 6,655 poin (0,96%) ke level 689,498.

Saham-saham di Wall Street berakhir positif setelah perdagangan di bursa Nasdaq sempat terhenti gara-gara masalah teknis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 66,19 poin (0,44%) ke level 14.963,74, Indeks S&P 500 bertambah 14,16 poin (0,86%) ke level 1.656,96 dan Indeks Komposit Nasdaq menanjak 38,918 poin (1,08%) ke level 3.638,707.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa menguat jika melihat tren positif di bursa global dan regional. Namun investor tetap waspada akan aksi jual saham yang dilakukan pihak asing.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 298,66 poin (2,23%) ke level 13.663,83. Β 
  • Indeks KOSPI naik 14,46 poin (0,78%) ke level 1.863,58. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun -47.04 poin (-1.11%) ke 4,171.41 dengan jumlah transaksi sebanyak 15.7 juta lot atau setara dengan Rp6.8 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+5.89%), sektor basic-industries (-3.42%), sektor construction and property (-5.78%), sektor consumer goods (-0.17%), sektor finance (-2.39%), sektor infrastructure (-0.62%), sektor mining (+7.09%), sektor misc-industries (-0.11%), dan sektor trade (-2.07%).

Tercatat sebanyak 93 saham mengalami penguatan, 193 saham mengalami penurunan, 61 saham tidak mengalami perubahan dan 138 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ADRO (+18.06%), PTBA (+17.65%), PGAS (+2.97%), ITMG (+9.14%), dan UNTR (+4.51%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. CPIN (-12.93%), BBRI (-4.44%), BBCA (-2.60%), TLKM (-2.74%), dan BMRI (-1.97%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp647 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, KLBF, BBCA, TLKM, dan HRUM. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,875 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan sinyal doji star candlestick pada area support yang disertai dengan peningkatan volume. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan support 4,060 dan resistance 4,310. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, ANTM, LSIP.

Trust Securities
Apa yang menjadi harapan kami dimana kenaikan sebelumnya dapat bertahan sehingga dapat memperbaiki laju tren IHSG dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking tidak terjadi. Imbas dari melemahnya pasar saham AS dan Eropa serta diikuti oleh pasar saham Asia yang masih melanjutkan laju negatifnya membuat IHSG ikut terpengaruh melemah. Bahkan masih longsornya nilai tukar Rupiah juga membuat pelaku pasar kembali menjauhi pasar. Meski terdapat pemberitaan adanya himbauan kepada BUMN untuk melakukan buyback sahamnya, belum cukup ampuh menahan aksi jual karena di sisi lain adanya komentar Presiden SBY bahwa berat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6,3% sehingga harapan untuk melanjutkan rebound kembali terhalangi. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4192,18 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4107,65 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan berakhir di level 4171,41. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi jeli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Jumat (23/8) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4060-4122 dan resistance 4215-4225. Berpola menyerupai double lower spinning di bawah lower bollinger bands (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih mencoba upreversal dari bawah area oversold. IHSG kembali bergerak ke target support kami (4132-4205). Penguatan di tengah tren pelemahan memang acapkali dimanfaatkan untuk profit taking sesaat namun, dengan adanya pergerakan positif jelang akhir sesi Kamis(22/8) diharapkan bisa berlanjut pada sesi Jumat(23/8). Pun minimal jika pelemahan masih ada maka diharapkan bisa mulai terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads