Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 65,844 poin (1,58%) ke level 4.237,357 bersamaan dengan penguatan bursa regional dan global. Investor langsung berburu saham murah sejak pembukaan perdagangan.
Seluruh indeks sektoral kompak menguat di zona hijau ditopang aksi beli yang dilakukan investor lokal. Rata-rata penguatan indeks sektoral lebih dari satu persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham berbasis tambang dan infrastruktur memimpin penguatan siang ini. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah dan sempat naik tinggi hingga ke level 4.239,880.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 94.150 kali pada volume 2,612 miliar lembar saham senilai Rp 2,77 triliun. Sebanyak 165 saham naik, sisanya 55 saham turun, dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih kompak menguat di zona hijau dipimpin oleh bursa saham Jepang yang melonjak lebih dari dua persen. Pelaku pasar regional dapat semangat dari menguat bursa global.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 6,26 poin (0,30%) ke level 2.073,38. Â
- Indeks Hang Seng menguat 115,67 poin (0,53%) ke level 22.011,07. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 312,97 poin (2,34%) ke level 13.678,14. Â
- Indeks Straits Times menanjak 9,38 poin (0,30%) ke level 3.098,78. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 37.850, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 ke Rp 30.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 450 ke Rp 15.500, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 450 ke Rp 13.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.250 ke Rp 66.000, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 200 ke Rp 2.850, Toba Pulp (INRU) turun Rp 190 ke Rp 610, dan Mitrabahtera (MBSS) turun Rp 150 ke Rp 1.100.
(ang/hen)











































