Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif, naik-turun antara zona hijau dan merah sampai akhirnya menipis 1 poin istirahat siang ini. Volume transaksi perdagangan pun cukup sepi.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 12,218 poin (0,29%) ke level 4.182,045 membuka perdagangan awal pekan. Investor melakukan aksi beli selektif setelah dapat sentimen positif dari pasar global dan regional.
Rata-rata indeks sektoral mampu menguat, dipimpin oleh sektor agrikultur yang melesat hingga lebih dari tiga persen. Aksi jual investor asing belum usai, ditanggapi dengan aksi beli investor lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat menanjak ke posisi tertingginya hari ini di 4.196,192 sedangkan terendahnya di 4.155,796. Beberapa investor memilih untuk menunggu situasi ekonomi lebih kondusif, membuat volume dan nilai transaksi perdagangan hari ini cukup tipis.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 68.906 kali pada volume 2,112 miliar lembar saham senilai Rp 1,958 triliun. Sebanyak 105 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang ini hari, rata-rata bertahan positif. Bursa saham Jepang menemani Bursa Efek Indonesia (BEI) di teritori negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 29,03 poin (1,41%) ke level 2.086,49.
- Indeks Hang Seng menguat 199,39 poin (0,91%) ke level 22.062,90.
- Indeks Nikkei 225 menipis 0,93 poin (0,01%) ke level 13.659,62.
- Indeks Straits Times naik 17,73 poin (0,57%) ke level 3.106,58.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 2.750 ke Rp 18.750, Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 29.550, SMART (SMAR) naik Rp 550 ke Rp 7.050, dan Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 500 ke Rp 7.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.150 ke Rp 64.650, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 500 ke Rp 12.950, Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 300 ke Rp 6.400, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 30.050.











































