Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 10.870 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 10.770 per dolar AS.
Penguatan dolar masih tidak terbendung, membuat rupiah kembali keok. Siang tadi, dolar sempat menembus posisi tertingginya hari ini di Rp 11.115 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rata-rata indeks sektoral pun melemah, hanya dua sektor yang menguat yaitu agrikultur dan pertambangan yang masing-masing melesat 7,77% dan 0,34%
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 1,195 poin (0,03%) ke level 4.168,632. Indeks bergerak fluktuatif, naik-turun antara zona hijau dan merah. Volume transaksi perdagangan pun cukup sepi.
Indeks sempat menanjak ke posisi tertingginya hari ini di 4.196,192 sedangkan terendahnya di 4.120,669. Beberapa investor memilih untuk menunggu situasi ekonomi lebih kondusif, membuat volume dan nilai transaksi perdagangan hari ini cukup tipis.
Menutup perdagangan, Senin (26/8/2013), IHSG anjlok 49,158 poin (1,18%) ke level 4.120,669. Sementara Indeks LQ45 jatuh 11,367 poin (1,65%) ke level 677,889
Investor asing masih terus menjual saham. Hingga sore hari ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 217,78 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 126.637 kali pada volume 4,182 miliar lembar saham senilai Rp 4,354 triliun. Sebanyak 108 saham naik, sisanya 161 saham turun, dan 76 saham stagnan.
Koreksi terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan yang terdalam di bursa Asia yang rata-rata menguat. Bursa saham Jepang masih setia menemani BEI di zona merah.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 39,02 poin (1,90%) ke level 2.096,47. Β
- Indeks Hang Seng menguat 141,81 poin (0,65%) ke level 22.005,32. Β
- Indeks Nikkei 225 turun 24,27 poin (0,18%) ke level 13.636,28. Β
- Indeks Straits Times naik tipis 0,08 poin (0,00%) ke level 3.088,93. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 2.300 ke Rp 18.300, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 500 ke Rp 7.450. BFI Finance (BFIN) naik Rp 400 ke Rp 2.500, dan SMART (SMAR) naik Rp 350 ke Rp 6.850.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 29.250, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 900 ke Rp 64.900, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 750 ke Rp 12.700, dan Mayora (MYOR) turun Rp 750 ke Rp 27.150.
(ang/dru)











































