Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 10.900 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG anjlok 65,317 poin (1,65%) ke level 3.902,471. Sedangkan Indeks LQ45 terjun 16,627 poin (2,55%) ke level 635,245.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih terus melepas saham terkait situasi ekonomi yang belum juga kondusif. Tak mau ambil risiko, investor ramai-ramai melepas aset yang dianggap terlalu berbahaya dalam situasi seperti ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG meluncur 109,355 poin (2,76%) ke level 3.858,704. Sementara Indeks LQ45 ambruk 21,908 poin (3,36%) ke level 629,755.
Kemarin IHSG berakhir di zona negatif dan terjerembab hingga level 3.900. Tekanan jual investor asing masih sangat tinggi.
Wall Street mengalami koreksi yang cukup dalam terkena imbas sentimen negatif dari gejolak yang terjadi di Suriah. Ada kemungkinan pihak AS ikut melakukan penyerangan melawan pasukan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Gejolak di Timur Tengah tersebut membuat bursa-bursa di Asia jatuh cukup dalam pagi ini. Semuanya kompak melemah di zona merah dengan koreksi rata-rata lebih darisatu persen.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 11,36 poin (0,54%) ke level 2.092,20. Â
- Indeks Hang Seng anjlok 243,97 poin (1,12%) ke level 21.630,80. Â
- Indeks Nikkei 225 jatuh 284,97 poin (2,10%) ke level 13.257,40. Â
- Indeks Straits Times melemah 32,99 poin (1,09%) ke level 3.001,03.











































