Pengusaha mengkritik soal 4 paket kebijakan ekonomi yang dilontarkan pemerintah untuk meredam gejolak ekonomi Indonesia saat ini, salah satunya pelemahan rupiah.
Pengusaha nasional yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pendidikan dan Kesehatan James Riady menilai kebijakan yang diberikan pemerintah tidak mampu memenuhi harapan pasar. Pasalnya, kebijakan yang dikeluarkan tidak berdampak apa pun terhadap ekonomi saat ini sehingga menyebabkan kepercayaan investor terhadap pemerintah luntur.
"Responnya belum memenuhi harapan pasar, sesudah sekali, dua kali memberikan kebijakan terhadap pasar tapi tidak ada hasilnya, nah kepercayaan investor mulai luntur," kata James dalam acara Breakfast Meeting dengan tema Membahas Tentang Strategi Peningkatan Daya Saing Industri Kesehatan Indonesia di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (28/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepercayaan investor luntur, nah ini paket apa pun dikeluarkan nggak ada gunanya, 4 paket pun nggak ada gunanya. Yang diharapkan dari pasar adalah leadership yang jelas yang menenangkan pasar dan aksi-aksi yang lebih konkrit," ujarnya.
Kebijakan-kebijakan pemerintah, kata James, justru akan mengancam keberlangsungan pembangunan ekonomi di Indonesia karena dianggap tidak tepat.
"Semua ini pasti mengancam pembangunan ekonomi kita yang sebenarnya cukup baik. Sebagai perusahaan, kita lebih banyak beli barang daripada jual barang, otomatis harus dibiayai salah satunya minjem, jadinya minjem semakin banyak sementara infrastruktur kurang," ujar James.
(drk/dru)











































