IHSG Masih Bisa Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Bisa Menguat Terbatas

- detikFinance
Senin, 02 Sep 2013 08:01 WIB
IHSG Masih Bisa Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan lalu dengan melonjak 91 poin. Aksi beli investor domestik dan asing hampir membawa indeks kembali ke level 4.200.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (30/8/2013), IHSG melonjak 91,496 poin (2,23%) ke level 4.195,089. Sementara Indeks LQ45 melompat 21,053 poin (3,10%) ke level 701,066.

Sementara Wall Street berakhir negatif di tengah perdagangan yang sepi. Banyak investor menahan diri untuk tidak bertransaksi menyusul ketegangan yang terjadi di Suriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 33,26 poin (0,22%) ke level 14.807,69. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 5,40 poin (0,33%) ke level 1.632,77. Indeks Komposit Nasdaq turun 30,44 poin (0,84%) ke level 3.589,87.

Hari ini IHSG diperkirakan akan kembali menguat, tapi laju penguatannya mulai terbatas. Investor asing diprediksi akan kembali tempatkan dana di pasar modal.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 111,22 poin (0,83%) ke level 13.500,08. Β 
  • Indeks KOSPI menguat 4,57 poin (0,24%) ke level 1.930,93. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +91.50 poin (+2.23%) ke 4,195.09 dengan jumlah transaksi sebanyak 14.7 juta lot atau setara dengan Rp7.2 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+3.34%), sektor basic-industries (+5.14%), sektor construction and property (+2.08%), sektor consumer goods (+4.95%), sektor finance (+0.50%), sektor infrastructure (+0.70%), sektor mining (+1.08%), sektor misc-industries (+3.06%), dan sektor trade (+2.06%).

Tercatat sebanyak 200 saham mengalami penguatan, 67 saham mengalami penurunan, 79 saham tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. UNVR (+10.05%), ASII (+3.42%), PGAS (+5.88%), INTP (+8.84%), dan CPIN (+8.87%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. TLKM (-1.12%), TBIG (-8.77%), MEGA (-12.82%), SCMA (-3.85%), dan BNLI (-7.19%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 357 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, PGAS, UNVR, AALI, dan LPPF. Mata uang Rupiah terdepresiasi Rp 11.184 per dolar AS.

Secara teknikal penguatan IHSG akhir pekan lalu disertai dengan peningkatan volume. Indikator RSI keluar dari area oversold menghasilkan sinyal bullish. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan menguat terbatas, di mana terdapat level strong resistance di level 4,260. Dengan support 4.130 dan resistance 4.260. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: AALI, ITMG, ROTI.

Trust Securities
Positifnya laju bursa saham Asia setelah terimbas kenaikan bursa saham AS berpengaruh positif pada laju IHSG. Di sisi lain, masih adanya respon positif pelaku pasar terhadap kenaikan BI rate dan kembalinya asing mencatatkan nett buy turut mempertahankan posisi IHSG di zona hijau. Penguatan saham-saham aneka industri dan beberapa saham perbankan juga ikut menjaga hijaunya IHSG. Bahkan tidak terjadinya gejolak di pasar obligasi pasca kenaikan BI rate turut memberikan tambahan positif pada pasar saham. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4195,09 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 4093,80 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4195,09. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Senin (2/9) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4085-4127 dan resistance 4189-4227. Berpola menyerupai three white soldier mendekati middle bollinger bands (MBB). MACD mencoba naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic melanjutkan upreversal dari area oversold. Kembali IHSG bergerak di atas target resisten kami (4115-4122). Diharapkan laju IHSG masih dapat positif untuk menutup gap I di 4260-4311 dan rilis inflasi masih inline dengan estimasi kami di 1,2%-1,3%. Di sisi lain, kami juga masih berharap untuk tidak profit taking sesaat agar laju IHSG dapat bertahan positif.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads