Laba Turun, Holcim Tetap Bagi-bagi Dividen Rp 70 Miliar

Laba Turun, Holcim Tetap Bagi-bagi Dividen Rp 70 Miliar

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 03 Sep 2013 12:58 WIB
Laba Turun, Holcim Tetap Bagi-bagi Dividen Rp 70 Miliar
Bogor - Perusahaan semen PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan penurunan keuntungan bersih sebesar 7% menjadi Rp 467 miliar di semester I-2013 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 505 miliar.

Meskipun keuntungan menurun, perseroan tetap membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 37 per lembar saham atau 15% (Rp 70 miliar) dari perolehan keuntungan di tahun 2012.

Corporate Communications Manager Diah Sasanawati mengatakan, penurunan keuntungan bersih disebabkan karena peningkatan biaya distribusi, penjualan dan administrasi serta biaya keuangan. Selain itu, banyaknya pemain baru membuat persaingan di industri semen semakin ketat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan dividen ini, secara pasti Holcim terus memberikan keuntungan kepada para pemmegang sahamnya. Penurunan laba karena keadaan 2012 baik sekali karena demand tinggi sekali. Sementara tahun ini agak berat karena banyaknya pemain baru membuat persaingan ketat seperti dari China, Taiwan, dan lain-lain," kata Diah saat acara Halal Bihalal Perseroan di Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/9/2013).

Namun, kata dia, kinerja perusahaan untuk semester pertama tahun 2013 mengalami peningkatan dalam marjin laba kotor dari 33% menjadi 35% sebagai hasil dari program dari efisiensi energi yang dijalankan perusahaan.

Meskipun keuntungan bersih menurun, namun perseroan masih mencatatkan peningkatan pendapatan di semester pertama tahun 2013 sebesar Rp 4,48 triliun atau naik 7% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,191 triliun.

Kenaikan pendapatan ini disebabkan dari optimalisasi produk dan bauran distribusi untuk menjawab tantangan pasar yang bertambah pasokannya dari pertambahan kapasitas dan impor.

"Perbaikan dalam proses kerja dan inisiatif penghematan energi bersamaan dengan pemakaian batubara kalori rendah turut memberikan dampak yang positif," ujarnya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads