Rencana Serangan AS ke Suriah Batasi Penguatan Wall Street

Rencana Serangan AS ke Suriah Batasi Penguatan Wall Street

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 04 Sep 2013 08:09 WIB
Rencana Serangan AS ke Suriah Batasi Penguatan Wall Street
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di Wall Street berhasil menguat didorong data manufaktur Amerika Serikat (AS) yang positif. Sayangnya penguatan ini terhambat oleh rencana penyerangan AS ke Suriah.

Para petinggi partai oposisi AS, Partai Republik, sudah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Barack Obama melakukan serangan militer ke Suriah.

Indeks S&P 500 sempat menanjak hingga lebih dari satu persen setelah Obama bilang akan meminta persetujuan kongres terlebih dahulu sebelum mengambil langkah-langkah militer terhadap negara di Timur Tengah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian, serangan ke Suriah tersebut dianggap tidak dilakukan dalam waktu dekat. Rencana serangan AS ini sudah membuat Indeks S&P jatuh 1,8% sepanjang pekan lalu.

John Boehner, petinggi di Partai Republik, merupakan salah satu yang menyatakan dukungan terhadap serangan militer AS ke Suriah. Ia ingin AS menghukum Presiden Suriah Bashar al-Assad atas tuduhan pemakaian senjata kimia terhadap warga sipil.

Para anggota kongres akan selesai reses pada 9 September dan kemungkinan akan melakukan voting mengenai rencana serangan tersebut.

"Pelaku pasar masih melihat ketidakpastian di Suriah dan menginginkan sikap tegas dari pemerintah. Sampai kita bisa melihat itu maka masih akan banyak tekanan jual," kata J.J. Kinahan, kepala strategi pasar dari TD Ameritrade di Chicago, dikutip Reuters, Rabu (4/9/2013).

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 23,65 poin (0,16%) ke level 14.833,96, Indeks S&P 500 bertambah 6,8 poin (0,42%) ke level 1.639,77 dan Indeks Komposit Nasdaq melaju 22,743 poin (0,63%) ke level 3.612,612.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads