Menutup perdagangan, Rabu (4/9/2013), IHSG anjlok 90,557 poin (2,17%) ke level 4.073,455. Sementara Indeks LQ45 jatuh 17,786 poin (2,57%) ke level 673,608.
Wall Street kembali menguat untuk hari keduanya meski ada kemungkinan serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Suriah. Sentimen negatif itu bisa ditepis oleh kuatnya penjualan otomotif AS yang mendorong kepercayaan diri investor akan pertumbuhan ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diprediksi akan bergerak variatif terutama atas sentimen yang mixed antara bursa global dan regional. Melihat situasi ekonomi yang belum kondusif, investor asing kemungkinan masih akan keluar dari bursa.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 14,81 poin (0,11%) ke level 14.039,06. Β
- Indeks KOSPI naik 10,02 poin (0,52%) ke level 1.943,05. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah menyusul sentiment negatif dari meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah menyusul pernyataan pejabat partai Republik AS yang mendukung rencana Presiden Obama untuk mengambil aksi militer terhadap Suriah. Rencana aksi militer ini bahkan menutup sentimen positif dari data manufaktur AS yang menguat mengikuti pengumuman data yang sama dari Eropa dan China, yang juga positif. Hari ini kami melihat IHSG masih akan bergerak mixed dan berada dalam tekanan dari nilai tukar rupiah yang melemah serta faktor eksternal dari rencana aksi militer AS. Di sisi lain, dalam beberapa hari terakhir tampak pula saham-saham emiten berpendapatan US$ aktif diperdagangkan. Kisaran support-resistance 4.060-4.150.
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -90.56 poin (-2.17%) ke 4,073.46 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.5 juta lot atau setara dengan Rp4.6 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.72%), sektor basic-industries (-1.34%), sektor construction and property (-2.26%), sektor consumer goods (-2.81%), sektor finance (-1.54%), sektor infrastructure (-3.09%), sektor mining (+0.19%), sektor misc-industries (-3.12%), dan sektor trade (-2.66%).
Tercatat sebanyak 74 saham mengalami penguatan, 191 saham mengalami penurunan, 73 saham tidak mengalami perubahan dan 147 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBRI (+1.53%), BORN (+23.26%), INKP (+13.21%), BRAU (+11.81%), dan HERO (+4.13%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. TLKM (-4.55%), ASII (-3.39%), BBCA (-3.39%), UNVR (-3.02%), dan PGAS (-3.67%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp196 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. KLBF, BBCA, TLKM, ICBP, dan BBNI. Mata uang Rupiah terapresiasi Rp 11.411 per dolar AS.
Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan sinyal deadcross pada indikator slow stochastic. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan melemah melanjutkan trend bearish-nya. Dengan support 4.000 dan resistance 4.260. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ASII, BBCA, PTBA.
(ang/ang)











































