Saham Bank Jadi Incaran, IHSG Bertahan Positif

Sesi I

Saham Bank Jadi Incaran, IHSG Bertahan Positif

- detikFinance
Kamis, 05 Sep 2013 12:15 WIB
Saham Bank Jadi Incaran, IHSG Bertahan Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan positif hingga siang hari ini dengan penguatan 26 poin. Investor mengincar saham-saham ban kelas berat.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 41,219 poin (1,01%) ke level 4.114,674 membuntuti penguatan pasar global. Investor mulai mengincar kembali saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi.

Pada awal perdagangan indeks langsung melesat cukup tinggi, sampai ke level tertingginya hari ini di 4.123,728. Setelah itu indeks bergerak fluktuatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (5/9/2013), IHSG naik 26,049 poin (0,64%) ke level 4.099,504. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,284 poin (0,93%) ke level 679,892.

Delapan indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat berkat aksi beli investor tersebut. Dua sektor
jatuh ke zona merah, yaitu sektor konstruksi dan aneka industri.

Investor asing masih terus melepas saham, diimbangi oleh aksi beli investor sehingga indeks bisa bertahan positif. Saham-saham bank jadi incaran aksi beli.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 84.120 kali pada volume 2,386 miliar lembar saham senilai Rp 2,506 triliun. Sebanyak 121 saham naik, sisanya 99 saham turun, dan 78 saham stagnan.

Bursa saham China masih terjebak di zona merah hingga siang hari ini. Sedangkan bursa Asia lainnya berhasil bertahan positif, dipimpin oleh pasar saham Hong Kong.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menipis 1,59 poin (0,07%) ke level 2.126,03.
  • Indeks Hang Seng melonjak 274,22 poin (1,23%) ke level 22.600,44.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 3,98 poin (0,03%) ke level 14.057,85.
  • Indeks Straits Times menguat 32,24 poin (1,07%) ke level 3.047,66.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unilever (UNVR) naik Rp 900 ke Rp 31.450, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 600 ke Rp 12.900, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 16.300, dan Indocement (INTP) naik Rp 550 ke Rp 19.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 28.600, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 500 ke Rp 13.500, Garda Tujuh (GBTO) turun Rp 360 ke Rp 1.840, dan AKR (AKRA) turun Rp 175 ke Rp 3.725.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads