Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Akhir Pekan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Akhir Pekan

- detikFinance
Jumat, 06 Sep 2013 16:11 WIB
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Akhir Pekan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 21 poin setelah bergerak fluktuatif. Aksi beli selektif di saham-saham unggulan yang mendorong indeks menguat.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 11.150 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.630 per dolar AS.

Dolar sempat naik cukup tinggi dan hampir menembus Rp 12.000 per dolar AS. Siang tadi dolar menyetuh posisi tertingginya di Rp 11.695 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,146 poin (0,35%) ke level 4.065,101 setelah dua hari terakhir terpangkas cukup dalam. Posisi IHSG yang sudah cukup rendah dimanfaatkan pelaku pasar untuk beli saham murah.

Pada pembukaan perdagangan indeks mampu bergerak positif meski masih dalam rentang yang tipis. Aksi beli saham banyak dilakukan investor domestik sementara asing masih terus lepas saham.

Aksi lepas saham ini akhirnya menjegal indeks sampai jatuh ke teritori negatif. Indeks pun meluncur hingga ke posisi terendahnya di 4.012,681.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 16,763 poin (0,41%) ke level 4.034,101 setelah muncul tekanan jual. Indeks hanya bertahan sebentar di zona hijau pagi tadi.

Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual investor. Indeks langsung ditutup di posisi tertingginya hari ini setelah banyak aksi beli saat perdagangan preclosing.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (6/9/2013), IHSG menguat 21,490 poin (0,53%) ke level 4.072,354. Sementara Indeks LQ45 naik 6,480 poin (0,97%) ke level 676,059

Investor asing masih terus lepas saham. Hingga sore hari ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 165,55 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 117.011 kali pada volume 3,949 miliar lembar saham senilai Rp 4,726 triliun. Sebanyak 114 saham naik, sisanya 118 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Bursa-bursa regional sore ini rata-rata menguat, hanya bursa Jepang yang anjlok. Positifnya data ekonomi China mendorong aksi beli investor regional.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 17,56 poin (0,83%) ke level 2.139,99.
  • Indeks Hang Seng bertambah 23,25 poin (0,10%) ke level 22.621,22.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 204,01 poin (1,45%) ke level 13.860,81.  
  • Indeks Straits Times menguat 8,94 poin (0,29%) ke level 3.048,39.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 37.250, Unilever (UNVR) naik Rp 900 ke Rp 31.900, Indocement (INTP) naik Rp 800 ke Rp 19.500, dan Tiga Raksa (TGKA) naik Rp 500 ke Rp 3.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 700 ke Rp 10.300, Nipress (NIPS) turun Rp 650 ke Rp 8.000, Samudra Indonesia (SMDR) turun Rp 525 ke Rp 3.000, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 64.950.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads