Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG dibuka melaju 44,932 poin (1,10%) ke level 4.117,303 setelah dapat sentimen positif dari menguatnya pasar saham regional. Secara perlahan indeks terus menanjak berkat aksi beli selektif.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah hingga siang hari ini. Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks pada perdagangan hari ini ada di level 4.159,482.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh lapisan saham berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham lapis dua di sektor industri dasar yang melonjak hingga lebih dari tiga persen. Saham-saham unggulan juga tak mau ketinggalan ikut menguat.
Aksi beli banyak dilakukan investor domestik, tapi investor asing juga tak mau ketinggalan. Rata-rata penguatan indeks sektoral di lantai bursa cukup tinggi, lebih dari satu persen.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 98.662 kali pada volume 2,346 miliar lembar saham senilai Rp 2,678 triliun. Sebanyak 200 saham naik, sisanya 44 saham turun, dan 62 saham stagnan.
Bursa-bursa regional melaju semakin kencang hingga siang hari ini, dipimpin oleh bursa saham China yang menanjak hingga lebih dari tiga persen. Sentimen positif datang dari Jepang yang akan jadi tuan rumah Olimpiade 2020 serta pertumbuhan ekonomi semester I yang melebihi prediksi analis.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melompat 64,75 poin (3,03%) ke level 2.204,75. Â
- Indeks Hang Seng menguat 166,07 poin (0,73%) ke level 22.787,29. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 342,21 poin (2,47%) ke level 14.203,02. Â
- Indeks Straits Times naik 39,94 poin (1,31%) ke level 3.088,29. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indofood CBP (ICBP) naik Rp 800 ke Rp 9.800, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 37.900, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 600 ke Rp 13.150, dan Indocement (INTP) naik Rp 550 ke Rp 20.050.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 30.900, Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 13.000, BFI Finance (BFIN) turun Rp 250 ke Rp 2.000, dan Voksel (VOKS) turun Rp 180 ke Rp 1.200.
(ang/dru)











































