IHSG Menguat ke Level 890,365

IHSG Menguat ke Level 890,365

- detikFinance
Rabu, 03 Nov 2004 16:28 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada penutupan perdagangan Rabu (3/11/2004) dan mencetak rekor tertinggi di level 890,365 atau naik 8,969 poin. Penguatan indeks masih disebabkan penurunan harga minyak dunia yang menyebabkan menguatnya bursa regional termasuk BEJ.Indeks LQ 45 naik 1,850 poin pada level 193,844, JII naik 2,717 poin pada level 148,160, MBX naik 3,331 poin pada level 238,444, dan DBX naik 0,935 poin pada level 206,670.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaki sebanyak 20.193 kali pada volume 2.686.039 lot saham senilai Rp 1,226 triliun. Sebanyak 75 saham naik, 51 saham turun, dan 250 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer di antaranya, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 700 menjadi Rp 12.000, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.150, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 4.725, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 125 menjadi Rp 2.100, Tambang Bukit Asam (PTBA) naik Rp 125 menjadi Rp 1.050, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 8.050, Dankos Laboratories (DNKS) naik Rp 75 menjadi Rp 725 dan BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.100.Sedangkan saham yang turun harganya di top looser di antaranya BCA (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 2.475, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 3.575, Ramayana Lestari Sentosa (RSLS) turun Rp 25 menjadi Rp 825, United Tractors (UNTR) turun Rp 25 menjadi Rp 1.900, dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 700.Penguatan indeks kembali berlanjut dan terus menciptakan rekor baru pada transaksi hari ini. Hal ini karena masih menguatnya bursa regional akibat turunnya harga minyak di level 50 dolar. Namun demikian kenaikan ini tidak sebesar Selasa (2/11/2004). Sebab para investor masih menunggu respon dari bursa-bursa di wall stret terkait hasil pemilu AS. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads