Secara total, perusahaan properti ini menargetkan bisa menghimpun dana sekitar Rp 1 triliun dari penawaran obligasi ini. Direktur Utama Perseroan Ventje Suardana mengatakan, perseroan telah mendapatkan peringkat idA- (single A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
"Dana obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk pembayaran utang dan modal kerja. Penerbitan obligasi ini untuk refinancing, jadi mengubah utang jangka pendek menjadi jangka panjang," ujar dia saat Due Diligence Meeting and Public Expose di Plaza Bapindo, Jakarta, Rabu (11/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan telah menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Adapun obligasi ini akan dijamin dengan hak tanggungan pertama atas bidang-bidang tanah terdaftarnya atas nama Perseroan.
Jadwal penawaran obligasi antara lain masa penawaran awal pada 11-20 September 2013, tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 September 2013, masa penawaran umum pada 1-3 Oktober 2013, penjatahan pada 4 Oktober 2013, distribusi obligasi secara elektronik pada 8 Oktober 2013, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2013.
Perseroan membukukan laba komprehensif periode berjalan naik menjadi Rp 72 miliar hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp8 miliar. Penjualan dan pendapatan usaha naik menjadi Rp 252 miliar pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 85 miliar.
(drk/ang)











































