Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak fluktuatif, setelah naik tinggi langsung turun cukup dalam dan ditutup melemah tipis. Meski demikian, dana asing yang kemarin-kemarin hengkang kini sudah mulai masuk lagi ke lantai bursa.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (11/9/2013), IHSG ditutup turun 8,724 poin (0,20%) ke level 4.349,419. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,871 poin (0,39%) ke level 736,190.
Pasar saham Wall Street kembali positif. Indeks S&P 500 menguat tujuh hari berturut-turut seiring perkembangan politik di Suriah yang semakin hari semakin membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan akan konsolidasi pasca kemarin terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi di perdagangan sebelumnya. Posisi IHSG juga sudah jenuh beli.
Pergerakan bursa-bursa regional regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 55,81 poin (0,39%) ke level 14.369,26. Β
- Indeks KOSPI turun 0,51 poin (0,03%) ke level 2.003,34. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah menyusul aksi ambil untung yang dilakukan pemodal setelah dalam beberapa hari sebelumnya IHSG mengalami kenaikan sebesaar 7,4%. Sentimen positif yang sebelumnya mendukung kenaikan indeks antara lain adalah data ekonomi China yang membaik serta kemungkinan batalnya aksi militer AS terhadap Suriah. Dari dalam negeri, menguatnya nilai tukar rupiah menjadi katalis positif. Kami menilai aksi ambil untung yang terjadi masih dalam batas kewajaran. Investor asing juga tercatat masih melakukan aksi beli (bersih) yang cukup besar di tengah melemahnya indeks. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kisaran support-resistance 4.309-4.400.
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun -8.72 poin (-0.20%) ke 4,349.42 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.3 juta lot atau setara dengan Rp6.7 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.40%), sektor basic-industries (-1.62%), sektor construction and property (-0.29%), sektor consumer goods (-0.14%), sektor finance (+0.53%), sektor infrastructure (-1.47%), sektor mining (+1.77%), sektor misc-industries (-1.72%), dan sektor trade (+0.64%).
Tercatat sebanyak 117 saham mengalami penguatan, 139 saham mengalami penurunan, 82 saham tidak mengalami perubahan dan 146 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBCA (+1.02%), BMRI (+1.27%), LPPF (+5.41%), SMMA (+6.58%), dan UNTR (+2.35%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-2.36%), SMGR (-5.17%), KLBF (-3.57%), TLKM (-1.14%), dan PGAS (-1.85%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp486 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, ASII, CPIN, AKRA, dan SMRA. Mata uang Rupiah terdepresiasi 11,346 per Dollar AS.
Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin merupakan konsolidasi setelah tiga hari berturut-turut IHSG mengalami penguatan. Indikator stochastic mengindikasikan jenuh beli, sehingga untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed. Dengan support 4.225 dan resistance 4.500. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, BWPT, ITMG.











































