Ekonomi Indonesia Masih Tergantung Dana Asing

Ekonomi Indonesia Masih Tergantung Dana Asing

- detikFinance
Kamis, 12 Sep 2013 14:47 WIB
Ekonomi Indonesia Masih Tergantung Dana Asing
Jakarta - Ekonomi Indonesia saat ini masih sangat tergantung pada dana asing. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai dana asing memang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Memang ekonomi kita masih banyak dana asing, tapi itu perlu juga untuk pertumbuhan ekonomi, dana asing perlu dibatasi tapi nggak boleh anti asing jangan melarang karena akan menurunkan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Direktur Utama BEI Ito Warsito saat ditemui di Hotel Rizt Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis (12/9/2013).

Dia menjelaskan, untuk bisa menumbuhkan perekonomian Indonesia dibutuhkan investasi baik di pasar modal maupun sektor lainnya seperti Penanaman Modal Asing (PMA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mencontohkan, kebutuhan investasi di Indonesia besar sekali, sementara pemerintah hanya mampu memenuhi sebesar 15-20% saja sehingga untuk bisa memenuhi semuanya perlu dana asing yang masuk.

"Untuk ekonomi bisa tumbuh itu perlu banyak investasi. Contohnya MP3EI itu kan butuh investasi banyak, jadi kalau mau proyek MP3EI mau sukses untuk membiayai 80% kekurangan ya harus dari dana asing," kata dia.

Namun, kata dia, dana asing juga perlu dibatasi agar Indonesia tidak ketergantungan. Untuk itu, masyarakat perlu digenjot untuk meningkatkan investasinya di dalam negeri melalui masuk ke pasar saham.

"Masalahnya kemampuan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi belum tinggi jadi kita tergantung dengan dana asing. Semakin tinggi dana asing ke Indonesia maka kerentanan dan ketergantungan ekonomi Indonesia akan dana asing akan tetap tinggi, tetap perlu terus menggali potensi masyarakat domestik sendiri," ujar dia.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads