IHSG Bergerak Variatif

Rekomendasi Saham

IHSG Bergerak Variatif

- detikFinance
Senin, 16 Sep 2013 08:00 WIB
IHSG Bergerak Variatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menutup perdagangan dengan positif 18 poin. Saham-saham konsumer punya andil besar dalam penguatan di akhir pekan tersebut.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (13/9/2013), IHSG ditutup bertambah 18,934 poin (0,43%) ke level 4.375,539. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 2,125 poin (0,29%) ke level 736,709.

Saham-saham di bursa Wall Street AS bergerak positif pada perdagangan akhir pekan. Meskipun laporan penjualan sektor ritel tak begitu memuaskan, dan sentimen konsumen di AS tengah menurun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Jumat (13/9/2013), indeks saham Dow Jones nai k75,42 poin (0,49%) ke level 15.376,06. Indeks S&P500 naik 4,57 poin (0,27%) ke level 1.687,99. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 6,22 poin (0,17%) ke level 3.722,18.

Hari ini IHSG diperkirakan akan akan bergerak variatif. Pelaku pasar masih berpotensi melakukan aksi ambil untung sambil memantau pergerakan ekonomi global.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Straits Times naik 33,34 poin (1,07%) ke level 3.153,64. Β 
  • Indeks KOSPI menguat 18,67 poin (0,94%) ke level 2.012,99. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +18.93 poin (+0.43%) ke 4,375.54 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.6 juta lot atau setara dengan Rp5.4 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-2.57%), sektor basic-industries (+1.72%), sektor construction and property (+0.29%), sektor consumer goods (+1.08%), sektor finance (+0.51%), sektor infrastructure (+0.09%), sektor mining (-1.30%), sektor misc-industries (+0.74%), dan sektor trade (+0.54%).

Tercatat sebanyak 131 saham mengalami penguatan, 118 saham mengalami penurunan, 99 saham tidak mengalami perubahan dan 137 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ICBP (+7.69%), BMRI (+1.80%), GGRM (+3.25%), CPIN (+4.11%), dan PGAS (+1.94%).

Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. TLKM (-1.12%), UNTR (-3.76%), AALI (-6.94%), ITMG (-3.87%), dan UNVR (-0.49%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 195 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. PGAS, SILO, SMGR, TLKM, dan KLBF. Mata uang rupiah terapresiasi 11.232 per dolar AS.

Secara teknikal penguatan IHSG akhir pekan lalu merupakan indikasi IHSG akan mengalami penguatan lanjutan. Indikator MACD mengindikasikan kenaikan terbatas, sehingga hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed. Dengan support 4.177 dan resistance 4.544. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BMTR, INCO, SSIA.

Semesta Indovest
Bursa AS ditutup positif pada perdagangan Jumat dengan indeks Dow Jones naik 75,42 poin atau 0,49%, S&P 500 naik 0,27%, dan Nasdaq naik 0,17% menjadikan Dow Jones mencatatkan penguatan mingguan terbaik tahun ini sebesar 3,04%. Investor masih menantikan sidang the Fed pada minggu ini yang diperkirakan akan melakukan pengurangan pembelian obligasi sebesar US$ 10 milyar dari posisi saat ini US$ 85 miliar per bulan. Beberapa data ekonomi yang kurang baik diabaikan oleh pelaku pasar seperti Consumer Sentimen yang turun ke level 76,8 pada September dari sebelumnya 82,1. Penjualan ritel naik 0,2% lebih rendah dari perkiraan, producer price naik 0,3% lebih tinggi dari ekpektasi. Saham Disney dan Microsoft memimpin penguatan indeks.

Bursa eropa mayoritas ditutup positif terimbas oleh meredanya peluang perang Suriah dan wait and see jelang sidang the Fed. Indeks FTSE turun 0,08%, CAC naik 0,19%, DAX naik 0,18%.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah akibat aksi profit taking setelah IHSG mulai overbought.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads