Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.430 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 15,659 poin (0,35%) ke level 4.501,961. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 3,994 poin (0,52%) ke level 761,630.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung terjadi di saham-saham unggulan dan lapis dua. Saham-saham bank terkoreksi tajam, membuat indeks sektor finansial memimpin pelemahan.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 24,428 poin (0,54%) ke level 4.493,192. Sementara Indeks LQ45 jatuh 6,770 poin (0,88%) ke level 758,854.
Kemarin IHSG harus rela finish dengan kehilangan 4 poin. Kurangnya sentimen positif dari dalam dan luar membuat bursa sedikit stagnan.
Semalam Wall Street melaju setelah adanya harapan The Federal Reserve tidak akan mencabut stimulus tapi hanya mengurangi sedikit nilainya sedikit saja. Stimulus ini sudah menjadi katalis penggerak pasar finansial AS selama ini.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung menguat pagi hari ini. Pelaku pasar regional juga masih menunggu hasil pertemuan The Fed pada Rabu waktu AS.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 2,43 poin (0,11%) ke level 2.187,99. Â
- Indeks Hang Seng turun 38,63 poin (0,17%) ke level 23.141,89. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 246,59 poin (1,72%) ke level 14.558,26. Â
- Indeks Straits Times bertambah 11,62 poin (0,37%) ke level 3.192,54.











































